Sudutnalar.com, 13 September 2026

Curug Tebela, Minggu 13 September 2026
(Dokumentasi : Avrigh Aprilia Mahendrawati)
BANYUMAS, sudut nalar – Curug Tebela merupakan salah satu wisata alam di kawasan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Curug ini memiliki pemandangan yang indah dan udara yang sejuk karena berada di lereng Gunung Slamet. Curug Tebela memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Airnya jatuh ke kolam alami yang memiliki kedalaman sekitar 9 meter. Di sekitar curug terdapat banyak pepohonan hijau dan bebatuan yang membuat suasana terasa asri dan tenang.

Curug Tebela, Minggu 13 September 2026
(Dokumentasi : Avrigh Aprilia Mahendrawati)
Curug Tebela secara administratif berada di Jalan Prodjo Tarmedja, Dusun Genting, Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dari pusat Kota Purwokerto, perjalanan menuju lokasi dapat ditempuh sekitar 20-30 menit. Setelah sampai di area parkir, pengunjung hanya perlu berjalan melalui jalur setapak sekitar lima menit untuk mencapai lokasi curug.
Menurut pengelola, Curug Tebela dapat dikunjungi mulai pukul 06.30 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuk sekitar Rp7.000 per orang, dengan biaya parkir motor sekitar Rp3.000. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.
Daya tarik utama Curug Tebela terletak pada air terjun dan bebatuan di sekitarnya. Tebing batu di kawasan curug memiliki bentuk yang terlihat seperti balok atau peti dan tersusun secara alami. Bentuk batu inilah yang menjadi salah satu cerita mengenai asal-usul nama “Tebela”.

Curug Tebela, Minggu 13 September 2026
(Dokumentasi : Avrigh Aprilia Mahendrawati)
Selain keindahan alamnya, Curug Tebela juga menyimpan cerita sejarah. Foto-foto lama yang diperkirakan berasal dari sekitar tahun 1900-1905 menunjukkan keberadaan orang-orang Belanda di kawasan air terjun tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan Baturraden dan Curug Tebela telah dikenal sebagai tempat untuk menikmati suasana alam sejak masa kolonial. Curug Tebela juga mulai dikenal lebih luas setelah sejumlah konten mengenai keindahannya beredar di media sosial. Jalur menuju lokasi yang relatif singkat membuat wisatawan dapat menikmati suasana alam tanpa perlu berjalan jauh.
Menurut Sarkim, salah satu pengelola wisata Curug Tebela, kawasan tersebut sebenarnya sudah dikenal masyarakat sejak lebih dari sepuluh tahun lalu. Sebelum berkembang seperti sekarang, Curug Tebela pernah dikelola oleh pemerintah desa. “Kalau sejarahnya, sebenarnya sudah lebih dari 10 tahun yang lalu. Curug Tebela itu dulu pernah dikelola desa. Kemudian, setelah berjalan sekitar empat tahun, tempat ini mulai dikenal masyarakat,” ujar Sarkim.
Dengan keindahan air terjun, bebatuan yang unik, suasana yang masih asri, serta cerita sejarah yang menyertainya, Curug Tebela menjadi salah satu pilihan wisata alam yang menarik di Banyumas. Keberadaannya juga menunjukkan bahwa wisata alam tidak hanya menawarkan pemandangan, tetapi dapat menjadi bagian dari sejarah dan cerita masyarakat setempat.
Penulis : Avrigh Aprilia Mahendrawati
Penyunting : Chiquita Abidah Azni
