Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Berani Mencoba, Salwa Melangkah Menjadi Duta Anti Kekerasan Unsoed

Posted on September 23, 2026September 23, 2026 by aflah amanullah

Pelantikan dan Pembekalan Duta Anti Kekerasan 2025-2026 Universitas Jenderal Soedirman (Dok. Pribadi Salwa Putri Meilyana)

Purwokerto – Sudutnalar.com, Salwa Putri Meilyana, mahasiswi Agroteknologi angkatan 2025, sempat pesimis ketika mengikuti pemilihan Duta Anti Kekerasan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Minimnya pengalaman organisasi saat SMA membuatnya merasa minder. Namun, ia tetap memberanikan diri mendaftar hingga akhirnya terpilih sebagai Duta Anti Kekerasan Unsoed periode 2025–2026.

Keputusan Salwa mengikuti pemilihan tersebut berawal dari kepeduliannya terhadap isu kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. “Saya ingin mencoba organisasi yang lebih besar dan ingin menjadi relawan yang peduli dengan isu-isu kekerasan, terutama kekerasan seksual,” ujar Salwa. Ia juga melihat Duta Anti Kekerasan sebagai wadah untuk membantu menyampaikan persoalan kekerasan kepada Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan.

Rasa minder sempat muncul karena Salwa melihat peserta lain memiliki pengalaman yang lebih banyak. “Awalnya saya pesimis karena waktu SMA tidak ada pengalaman organisasi, saya hanya ikut olimpiade online,” katanya. Untuk menghadapi seleksi, Salwa mempersiapkan berbagai kemungkinan pertanyaan yang akan muncul saat wawancara. Menurutnya, seleksi tidak hanya melihat curriculum vitae (CV), tetapi juga cara peserta menjawab pertanyaan saat wawancara.

Setelah terpilih sebagai duta, Salwa mulai mencoba berbagai kegiatan di luar perannya. Ia bergabung sebagai anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran dan Riset (UKMPR) serta organisasi eksternal internasional Rotaract Aksakarsa. Ia juga mengikuti Duta Aksa Mengajar dengan mengunjungi panti asuhan, berbagi kebahagiaan bersama anak-anak, sekaligus memberikan edukasi.

Berbagai kegiatan tersebut membuat Salwa mendapat pengalaman baru, terutama dalam membangun relasi. Setelah terpilih menjadi duta, ia mendapat kesempatan menjadi narasumber dan menyampaikan materi mengenai kekerasan. Kesempatan tersebut membuatnya lebih sering bertemu dengan orang baru sekaligus menambah pengalaman dalam menyampaikan materi kepada orang lain.

Dalam menjalankan perannya sebagai Duta Anti Kekerasan, Salwa mengatakan bahwa salah satu tantangan muncul ketika pelaku tidak diketahui keberadaannya dan tidak mau bertanggung jawab. Kondisi tersebut membuat persoalan perlu ditelusuri lebih dalam agar dapat ditangani. Meski demikian, Salwa tetap melihat pentingnya dukungan bagi orang-orang yang mengalami kekerasan, terutama perempuan yang menjadi salah satu kelompok yang banyak mengalami kekerasan.

Dari perjalanan tersebut, Salwa memegang prinsip untuk berani keluar dari zona nyaman. “Kalau kita mau berkembang dan punya relasi atau ingin ikut lomba-lomba, maka kita harus berani mencoba untuk keluar dari zona nyaman,” tuturnya. Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar tidak terlalu mengikuti perkataan orang lain ketika ingin mencoba sesuatu. “Jangan pernah ikutin apa kata orang, lakukan saja apa yang diri kamu inginkan,” pesan Salwa.

Penulis : Salamah

Editor : Saniya Rahma

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme