Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Tinggalkan Gemerlap Karaoke, Ambu Ivon Kini Asuh Ratusan Anak Panti

Posted on September 22, 2026September 22, 2026 by Ardita Nadine

Sudutnalar, 18 September 2026

(Ambu Ivon, pendiri sekaligus pengasuh Yayasan Griya Amanah Banjarnegara. Sumber: Rahmah Dya Hamidah)

BANJARNEGARA β€” Riuh suara musik malam dan gemerlap lampu warna-warni kini tinggal kenangan bagi Ambu Ivon. Mantan pengelola bisnis karaoke yang bertahun-tahun pernah menggeluti dunia malam itu memutuskan memutar haluan hidupnya secara drastis. Beliau memilih mengabdikan sisa usianya untuk mendirikan serta mengasuh anak-anak panti dan lansia. Keputusannya untuk menutup lembaran bisnis karaoke dan memutar haluan menjadi bukti nyata bahwa jalan hijrah dan kesempatan untuk memperbaiki diri selalu terbuka lebar.

Riana Fitria atau kerap di panggil Ambu Ivon, mantan pengelola usaha karaoke yang pernah mengantongi omzet hingga Rp10 juta per malam ini memutuskan untuk menutup total bisnisnya pada tahun 2015. Dalam menjalankan bisnis karaokenya itu, beliau pernah mengalami kebangkrutan. Kemudian dorongan kuat untuk bertobat muncul usai momen erupsi Gunung Kelud yang memicu rasa takutnya. Beliau merasa bahwa dunia akan berakhir, sehingga mengajak suaminya untuk segera menutup bisnis gelapnya itu.

Ambu Ivon memutuskan untuk belajar agama dengan berkelana mencari guru dan tokoh agama ke Wonosobo, Purwokerto, hingga Purbalingga. Beliau akhirnya memutuskan mewakafkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk berkhidmat di Yayasan Panti Asuhan di Banjarnegara selama 2 tahun. Setelah berkhidmat selama dua tahun, suami Ambu Ivon jatuh sakit sehingga beliau memutuskan untuk mengundurkan diri.

Setelah mengundurkan diri, Ambu Ivon bersama rekannya, Bunda Laeli, memutuskan untuk mengasuh anak-anak jalanan dan anak terlantar secara mandiri. Alasan yang menggugah Ambu Ivon untuk membuka panti adalah karena dulunya beliau memiliki banyak Pemandu Lagu (PL). Beliau merasa banyak sekali dosa yang beliau miliki karena telah mengenalkan dan mengajak orang-orang ke dalam dunia gelap karaoke. Kemudian Ambu berkeinginan akan meluruskan lagi orang-orang tersebut. Tetapi ternyata sulit untuk meluruskan teman-teman yang sudah terlanjur terjerumus ke dunia gelap itu. 

Langkah ini melahirkan Rumah Singgah dan Panti Asuhan Griya Amanah di Banjarnegara, yang kini telah tepat berdiri selama delapan tahun. Yayasan ini didirikan untuk membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan dan ingin merubah hidupnya menjadi lebih baik. Saat ini Griya Amanah telah mengasuh sekitar 133 orang binaan dari rentang usia balita hingga lansia. Sebanyak 105 orang di antaranya tinggal di asrama yang ditanggung penuh kebutuhannya oleh pihak yayasan. Meski tidak memiliki basis donatur tetap dan hanya mencakup sekitar 5% dari total pengeluaran, panti ini telah melahirkan 12 orang sarjana, pekerja, hingga asisten dosen.

Awal perjalanan hijrahnya tidaklah berjalan mudah. Ambu Ivon sempat menghadapi berbagai cibiran, stigma, hingga penolakan dari lingkungan sekitar, bahkan dari keluarganya.

β€œMenghidupi diri sendiri aja susah, ngapain repot-repot menghidupi orang lain,” begitu kata mereka.

Namun, dengan didampingi suami dan bimbingan dari para guru agama, beliau memantapkan niat untuk memperbaiki diri serta mendedikasikan hidupnya bagi masyarakat. Motivasi utamanya berakar dari keinginan mendalam untuk berbakti dan mendoakan almarhum orang tuanya, serta niat menebus masa lalunya dengan memfasilitasi orang-orang yang ingin bertobat. Bagi Ambu Ivon, kunci utama perubahan hidup adalah dengan memperbaiki ibadah serta ketaatan kepada Allah. Melalui Griya Amanah, beliau berharap dapat terus membukakan pintu dan memberikan kesempatan bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang masa lalu untuk bertobat dan kembali bersujud kepada Allah.

(Dibangunnya Masjid Rachmat Al-Aliim yang dulunya merupakan lokasi karaoke milik Ambu Ivon. Sumber: Rahmah Dya Hamidah)

Penulis: Rahmah Dya Hamidah

Editor: Niscita Nariswari Vedacetta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme