
(Foto: Dokumentasi Pribadi)
Cilacap–Perjalanan melintasi jalur selatan Pulau Jawa menghadirkan berbagai pemandangan menarik, salah satunya keberadaan Masjid As-Shodiqin yang memiliki desain arsitektur unik. Masjid yang berada di kawasan Rest Area Talaga Sunda, Blok Cukang Awi, Kampung Purwasari, Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ini dikenal masyarakat dengan sebutan Masjid Perahu karena bentuk bangunannya menyerupai bahtera besar. Keunikan tersebut menjadikan Masjid As-Shodiqin tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi daya tarik bagi masyarakat yang melintas di jalur nasional penghubung Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Masjid As-Shodiqin memiliki konsep bangunan yang berbeda dari masjid pada umumnya karena mengadaptasi bentuk kapal atau perahu raksasa. Struktur bangunan yang memanjang menyerupai badan kapal dipadukan dengan bagian depan berbentuk layar yang menjulang tinggi. Pada bagian layar tersebut terdapat ornamen kaligrafi bertuliskan “Allah” berwarna emas yang menjadi ciri khas sehingga masjid ini mudah dikenali dari kejauhan.
Keunikan desain Masjid Perahu semakin terlihat karena bangunan tersebut berada di kawasan yang dikelilingi danau buatan. Keberadaan air di sekitar masjid menciptakan kesan seolah-olah bangunan tersebut sedang mengapung seperti sebuah bahtera yang berlabuh. Selain itu, lingkungan sekitar masjid juga dilengkapi pepohonan, taman, serta berbagai ornamen batu yang memberikan suasana asri dan nyaman bagi pengunjung.
Masjid As-Shodiqin dibangun oleh Haji Engking Shodikin dengan konsep arsitektur yang memiliki ciri khas tersendiri. Pemilihan bentuk menyerupai perahu tidak hanya bertujuan menciptakan bangunan yang berbeda, tetapi juga menjadikan masjid tersebut sebagai penanda kawasan sekaligus tempat singgah bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. Pengurus Masjid As-Shodiqin, Nursidik, menjelaskan bahwa konsep tersebut dibuat agar masyarakat tertarik untuk berkunjung dan mengenal keberadaan masjid tersebut.
“Konsepnya memang ingin berbeda dengan masjid lain. Dengan bentuk seperti perahu, harapannya masjid ini menjadi ikon dan tempat singgah bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan,” ujar Nursidik.
Berada di jalur nasional lintas selatan Jawa membuat Masjid As-Shodiqin memiliki posisi strategis sebagai tempat persinggahan pengguna jalan. Banyak masyarakat yang berhenti di lokasi tersebut untuk melaksanakan ibadah, beristirahat, maupun menikmati suasana kawasan sekitar. Kehadiran masjid ini memberikan pengalaman berbeda karena pengunjung dapat merasakan suasana beribadah di bangunan dengan konsep arsitektur yang tidak biasa.
Tidak hanya tampilan luarnya, bagian dalam Masjid As-Shodiqin juga memiliki berbagai ornamen yang memperkuat konsep bahtera. Di dalam masjid terdapat beduk berukuran besar, mimbar dengan ukiran, serta ornamen berbentuk lingkaran yang menyerupai pelampung kapal. Berbagai elemen tersebut menjadi bagian dari konsep visual yang memberikan kesan bahwa pengunjung seolah berada dalam suasana sebuah kapal, meskipun fungsi utama bangunan tetap sebagai tempat ibadah.
Selain digunakan untuk kegiatan keagamaan, kawasan Masjid As-Shodiqin juga dikembangkan sebagai wisata religi bagi masyarakat. Pengunjung dapat menikmati pemandangan danau buatan serta mencoba fasilitas wisata perahu yang tersedia di sekitar kawasan masjid. Aktivitas tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat keindahan Masjid Perahu dari berbagai sudut sekaligus mengenal salah satu daya tarik wisata religi di Kabupaten Cilacap.
Keberadaan Masjid As-Shodiqin menunjukkan bahwa sebuah tempat ibadah dapat memiliki nilai lebih dalam kehidupan masyarakat. Masjid ini tidak hanya menjadi ruang untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi tempat interaksi sosial dan bagian dari potensi wisata religi daerah. Melalui konsep bangunan yang kreatif, Masjid As-Shodiqin menghadirkan perpaduan antara nilai spiritual, budaya, dan estetika dalam satu kawasan.
Bagi masyarakat yang melintasi jalur selatan Jawa, Masjid As-Shodiqin dapat menjadi pilihan tempat singgah untuk beribadah sekaligus menikmati suasana sekitar. Keunikan bentuk bangunan yang menyerupai bahtera membuat masjid ini memiliki identitas tersendiri dibandingkan masjid lainnya. Dengan konsep tersebut, Masjid Perahu menjadi salah satu daya tarik wisata religi yang memperkaya potensi daerah Kabupaten Cilacap.
Penulis: Aulia Qolbu Ghoefira
Editor: Azzahra Maulida Affandy
