Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Sanggar Mares Budaya Lestarikan Barongan sebagai Warisan Kesenian Tradisional di Tegal

Posted on September 16, 2026September 16, 2026 by zulfa izaz

Sudutnalar.com, 12 September 2026

Kesenian Barongan dalam sebuah pementasan seni tradisional di Tegal.
(Sumber: Panturapost.com)

TEGAL, Sudutnalar.com – Sanggar Mares Budaya yang berada di Desa Slarang Lor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, terus melestarikan kesenian Barongan sebagai salah satu warisan budaya tradisional. Purwanti, selaku pemilik sanggar menjadi generasi keempat yang meneruskan pelestarian kesenian Barongan secara turun-temurun di keluarganya.

Dalam pertunjukannya, Barongan membutuhkan pemain yang telah memiliki pengalaman. Hal tersebut dikarenakan adanya adegan dan gerakan tertentu, terutama yang berkaitan dengan tokoh Pentul. Pertunjukan Barongan juga melibatkan kuda lumping serta beberapa tokoh pendukung lainnya. Secara keseluruhan, jumlah pemain yang terlibat dalam pertunjukan tersebut sekitar sebelas orang.

Menurut Purwanti, pengalaman pemain menjadi salah satu hal penting dalam pertunjukan Barongan karena terdapat gerakan tertentu yang harus dilakukan dengan tepat.

β€œKalau untuk Barongan itu memang harus yang sudah berpengalaman karena ada gerakan-gerakan tertentu, terutama yang berkaitan dengan Pentul,” jelasnya.

Selain memiliki unsur pertunjukan, Barongan juga dilengkapi dengan perlengkapan dan unsur ritual tertentu. Dalam acara tertentu, perlengkapan tersebut digunakan sebagai bagian dari persiapan dan keselamatan selama pertunjukan. 

Keunikan Barongan yang dikembangkan oleh Sanggar Mares Budaya terletak pada musik pengiringnya. Musik tersebut mengangkat unsur musik daerah Tegalan sehingga memberikan ciri khas tersendiri dalam setiap pertunjukan.

Purwanti menjelaskan bahwa penggunaan musik dengan unsur daerah Tegalan menjadi salah satu pembeda Barongan yang dikembangkan oleh sanggar tersebut.

β€œCiri khasnya ada di musik pengiringnya karena kami mengambil unsur musik dari daerah Tegalan,” tuturnya.

Melalui pelestarian yang dilakukan secara turun-temurun, Sanggar Mares Budaya turut menjaga keberadaan Barongan sebagai bagian dari kekayaan kesenian tradisional di Tegal. Upaya tersebut diharapkan dapat membuat Barongan tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Penulis : Cintya Auliyanti

Editor : Bela Fatma Atikah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme