
sudutnalar.com, 15 September 2026
PURWOKERTO – Studio animasi Imagimata memperkenalkan proyek film animasi berjudul Timun Mas kepada publik melalui teaser trailer yang dirilis di berbagai platform media sosial, termasuk YouTube, pada 9 September 2026. Disutradarai oleh Andrey Pratama dengan naskah karya Ratih Kumala, film yang masih dalam tahap produksi ini mengangkat kembali cerita rakyat Timun Mas dengan pendekatan yang lebih modern untuk menjangkau penonton masa kini sekaligus mempertahankan unsur budaya Nusantara dalam setiap detail visualnya. Proses pembuatannya dilakukan sepenuhnya oleh animator dan seniman lokal tanpa bantuan kecerdasan buatan (AI).
Salah satu daya tarik utama proyek ini terletak pada proses pembuatannya. Seluruh proses kreatif, mulai dari pengembangan cerita hingga pembangunan unsur visual, sepenuhnya mengandalkan keterampilan dan kreativitas manusia. Di tengah maraknya pemanfaatan AI dalam industri kreatif, keputusan Imagimata untuk tetap mengandalkan proses kreatif manusia menjadi keunikan tersendiri bagi film animasi Timun Mas.
Sejak diunggah pada 9 September 2026, cuplikan animasi tersebut di kanal YouTube Imagimata telah ditonton lebih dari 300 ribu kali dan memperoleh lebih dari 1.000 komentar hingga 12 September 2026. Kolom komentar dipenuhi respons positif, mulai dari apresiasi terhadap tampilan visual dan pengangkatan cerita rakyat Indonesia hingga proses pembuatannya yang tidak melibatkan AI. Sejumlah penonton juga mengaku menantikan kelanjutan proyek tersebut.
Tingginya jumlah tayangan dan komentar positif menunjukkan antusiasme publik terhadap pengembangan cerita rakyat Indonesia ke dalam medium animasi. Hal tersebut sekaligus menjadi indikasi bahwa karya kreatif anak bangsa masih mendapat perhatian di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Cerita rakyat juga dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kembali warisan budaya Indonesia melalui medium yang dekat dengan masyarakat saat ini.
Hingga saat ini, film animasi Timun Mas masih dalam tahap produksi dan belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal perilisannya.
Penulis : Gendis Kumalasari
Editor : Inas Hanin Bachrullah
