Sudutnalar.com, Minggu, 13 September 2026, 18.55 WIB

Pasar malam di Desa Ciwuni, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap (Foto: Dok. Elisyia Putri Himawan)
CILACAP, sudutnalar.com – Gemerlap lampu warna-warni menarik perhatian warga Desa Ciwuni, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Di tengah suasana desa yang cenderung tenang pada malam hari, pasar malam menghadirkan sejumlah wahana permainan dan jajanan. Kora-Kora, Bianglala, Kereta Api Mini, Istana Balon, hingga Perosotan Pelangi menjadi wahana yang menarik perhatian pengunjung.
Harga tiket mulai dari Rp10.000 -Rp20.000 sehingga pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan hiburan dengan harga yang terjangkau. Selain wahana, area pasar malam juga dilengkapi dengan berbagai jajanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemilik wahana, Aldi mengatakan pasar malam tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu bulan. Keberadaan pasar malam di Desa Ciwuni diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi warga, khususnya anak-anak untuk menikmati waktu bersama keluarga melalui berbagai permainan tanpa bepergian jauh.
“Pasar malam ini berlangsung selama satu bulan, saya berharap selama berlangsungnya pasar malam, warga bisa menikmati berbagai wahana bersama keluarga terutama untuk anak-anak” ujar Aldi.
Aldi juga merasakan manfaat dari penyelenggaraan pasar malam tersebut. Selain menjadi hiburan, pengelolaan wahana menjadi bagian dari pekerjaan yang memberikan pemasukan selama kegiatan berlangsung.
“Saya juga senang karena selain bisa memberikan hiburan untuk warga, dari adanya pasar malam ini saya juga mendapatkan pemasukan,” tambahnya.
Tidak hanya pengelola wahana yang mendapatkan manfaat ekonomi. Kehadiran pedagang UMKM di sekitar pasar malam turut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menawarkan dagangan kepada pengunjung. Namun, jumlah pengunjung juga menjadi salah satu faktor yang menentukan keberlangsungan kegiatan sekaligus pemasukan.

Pedagang UMKM menawarkan berbagai makanan dan minuman di pasar malam Desa Ciwuni (Foto: Dok. Elisyia Putri Himawan)
Siti, salah satu pengunjung, mengatakan bahwa suasana pasar malam terasa meriah dengan beragam pilihan wahana permainan dan jajanan. Pengunjung tidak hanya datang untuk bermain, tetapi dapat menghabiskan waktu bersama keluarga sambil menikmati makanan dan minuman yang dijual di lokasi.
“Menurut saya, pasar malamnya cukup meriah dan seru. Banyak wahana yang bisa dicoba. Lampu-lampunya juga menarik sehingga suasananya semakin ramai.” ujar Siti.
“Selain itu, banyak jajanan yang bisa dinikmati bersama keluarga.” tambahnya.
Siti juga menilai kehadiran pasar malam memberikan suasana yang berbeda bagi warga Desa Ciwuni. Pasar malam tidak selalu tersedia dalam kegiatan sehari-hari. Jadi, daya tarik pasar malam tidak hanya terletak pada banyaknya wahana, tetapi juga pada suasana yang berbeda, dari perpaduan lampu, keramaian pengunjung, permainan, dan jajanan. Kondisi tersebut membuat pasar malam menjadi ruang berkumpul yang dapat dinikmati oleh pengunjung untuk bermain dan hiburan bersama keluarga, maupun teman.
Dengan berbagai pilihan wahana, jajanan, serta suasana yang dihiasi lampu warna-warni, pasar malam di Desa Ciwuni menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati warga selama satu bulan.
Tidak hanya menjadi tempat bermain, kegiatan tersebut juga mempertemukan pengunjung, pengelola wahana, dan pelaku UMKM dalam satu ruang keramaian pada malam hari.
Aldi berharap pasar malam dapat terus mendapatkan respons positif dari warga hingga masa penyelenggaraan berakhir. Ia ingin pengunjung dapat menikmati wahana yang tersedia, sementara kegiatan tersebut tetap memberikan manfaat bagi pengelola dan pelaku usaha yang ikut berjualan.
“Harapannya semoga masyarakat senang dan anak-anak bisa menikmati wahana yang ada. Mudah-mudahan selama satu bulan ini pengunjungnya tetap ramai,” ujar Aldi.
Penulis – Elisyia Putri Himawan
Editor – lma Lutfi Anasari
