sudutnalar.com, 14 September 2026

Foto: Hanif Abrar Arhab
PURWOKERTO, sudutnalar.com_ Curug Juneng di Banyumas mulai mengalami peningkatan kunjungan wisatawan setelah keberadaannya dikenal melalui konten media sosial. Sebelum dikembangkan sebagai objek wisata, kawasan Curug Juneng disebut belum banyak dikunjungi masyarakat. Lokasi nya berada di Dusun II, Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Menurut salah seorang staf Curug Juneng, peningkatan kunjungan bermula ketika sejumlah TikTokers datang dan membuat konten mengenai Curug Juneng. Konten tersebut kemudian membuat tempat wisata itu semakin dikenal dan menarik lebih banyak pengunjung.
“Awal itu sebelumnya memang nggak ada yang mengunjungi, tapi ada kayak TikTokers yang datang ke sini. Nah, itu awalnya jadi ramai,” ujar staf Curug Juneng saat ditemui di lokasi.
Melihat potensi tersebut, pihak desa kemudian memiliki ketertarikan untuk mengelola Curug Juneng. Selain mengembangkan potensi wisata, pengelolaan tersebut juga diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pemasukan bagi desa.
Dari sisi akses, Curug Juneng memiliki daya tarik berupa lokasi yang relatif mudah dijangkau. Pengunjung tidak perlu menempuh perjalanan yang terlalu jauh maupun medan yang terlalu menanjak untuk mencapai kawasan curug.
“Termasuknya itu trafiknya dekat. nggak terlalu jauh banget, dan nggak terlalu manjat. Sehingga memudahkan pengunjung untuk memasuki area curug,” katanya.
Saat ini, Curug Juneng menyediakan sejumlah fasilitas bagi wisatawan, di antaranya dua kamar mandi dan area parkir yang dinilai cukup untuk menunjang aktivitas pengunjung. Untuk memasuki kawasan wisata, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp5.000 per orang. Curug Juneng beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB.
Menurut keterangan staf, jumlah pengunjung Curug Juneng saat ini mengalami peningkatan. Kunjungan biasanya lebih ramai pada akhir pekan, terutama Sabtu dan Minggu, serta pada hari-hari besar.
Peningkatan kunjungan tersebut menunjukkan bahwa Curug Juneng memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai salah satu tujuan wisata di Banyumas, terutama dengan semakin dikenalnya kawasan tersebut melalui media sosial.
Penulis : Hanif Abrar Arhab
Editor : M. Wildan Burhanuddin
