Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Menjemput Fajar dari Dapur: Tak Kenal Lelah Perjuangan Tika Demi Hidupi Keluarga

Posted on Oktober 9, 2026Oktober 9, 2026 by Zidan Diyaaul Haq

Dimas Saladin Firmansyah

Sudutnalar.com, 09 Oktober 2026

Tika Agustin sedang menyiapkan dagangan di lapak miliknya, Purwokerto, (08/10/2026). (Foto: Dok. Pribadi).

Dua jam setelah tengah malam, ketika riuh kota Purwokerto masih terlelap dalam pekatnya malam, denting sendok dan uap hangat dari dapur Tika Agustin, seorang ibu yang sudah mulai menyiapkan dagangan. Setiap pagi, wanita perantau asal Lampung ini sudah bergelut dengan kesibukan pagi. Jemarinya yang tangkas mengulek bumbu, meracik kuah soto, hingga menanak nasi kuning sejak pukul dua dini hari.

“Saya bangun dari jam dua langsung masak. Sampai siang begini ya belum tidur sama sekali,” kata Tika sambil tersenyum ramah.

Sekitar pukul setengah enam pagi, Tika bersama suaminya, Dwi, di lapak sederhananya. Sebelum berangkat ke pekerjaannya sendiri, Dwi selalu setia membantu sang istri menurunkan barang dagangan dan merapikan tempat. Di lapak kecil itu, mereka mulai menyajikan beragam menu mulai dari soto, ketoprak, hingga nasi kuning.

​Keputusan menjual banyak menu sekaligus diambil Tika untuk mencukupi kebutuhan hidup di tanah perantauan. Sebelumnya, Tika sempat berjualan mie ayam selama dua tahun di Jalan Baturraden. Namun, usaha itu terpaksa berhenti karena masa kontrakan lahan habis dan lokasi diambil kembali oleh pemiliknya. Karena tak ingin berlarut dalam kesedihan, Tika kembali bangkit dan mulai mengambil keputusan untuk membuka lapak baru ini sejak pertengahan 2024.

Tika Agustin sedang meracik porsi soto untuk pembeli di lapak usahanya, Purwokerto, (08/10/2026). (Foto: Dok. Pribadi).

Namun, jalan yang ditempuh oleh seorang Ibu yang gigih ini jauh dari kata mulus. Sengatan terik matahari Purwokerto di lapak yang terbatas sering kali menguji fisiknya. Belum lagi tantangan lonjakan harga bahan baku seperti beras, telur, ayam, hingga kacang tanah yang mencekik modal usahanya.

“Sangat berpengaruh pas bahan-bahan pada naik. Mau beli banyak, uangnya terbatas. Jadi belinya dicicil sedikit-sedikit buat muter modal yang lain. Kita kan harus muter otak, pembeli maunya harga tetap murah padahal belanjanya mahal,” ujar Tika.

​Meski harus memeras keringat di tengah gempuran harga bahan pokok, Tika tak pernah kehilangan semangat. Bahkan saat momen Lebaran tiba, ketika orang lain menikmati libur panjang, Tika hanya mengambil jatah libur dua hari sebelum kembali membuka lapak dagangannya.​ Rasa lelah itu seketika terbayar saat mengingat kembali masa depan dua buah hatinya. Dari hasil berjualan ini, Tika berhasil meluluskan anak pertamanya hingga kini sudah bekerja, serta membiayai anak keduanya yang baru masuk SMK.

​Seluruh peluh dan keletihan yang membasahi tubuhnya menguap setiap kali ia mengingat alasan terbesarnya berjuang: masa depan anak-anaknya. Dari lembaran rupiah yang ia kumpulkan saban hari, Tika berhasil mengantarkan anak pertamanya lulus sekolah hingga mendapat pekerjaan, serta membiayai anakeduanya yang baru masuk ke jenjang SMK.

Di balik kesederhanaan lapak makanannya, Tika masih menyimpan satu mimpi sederhana yang ia rawat dalam doa. Wanita yang hingga kini masih tinggal di rumah kontrakan tersebut berharap usaha kuliner kecilnya kelak bisa makin berkembang.

​”Penginnya usaha ini makin maju, punya tempat jualan yang lebih luas. Dan cita-cita terbesarnya, pengin punya rumah sendiri,” tutur Tika.

​Siang makin terik di tepi jalan, namun senyum ramah Tika tak pudar melayani para pembeli. Di antara harum aroma soto dan kepulan sajian hangat, deru napas Tika adalah cerminan ketangguhan seorang ibu yang tak pernah menyerah menembus keterbatasan demi merajut asa keluarganya.

Penulis: Dimas Saladin Firmansyah

Editor: Devan Aryogi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme