sudutnalar.com, 12 September 2026

BANYUMAS, sudutnalar.com — Bagi pencinta wisata alam yang merindukan suasana peternakan terbuka layaknya di New Zealand, Menggala Ranch di Kabupaten Banyumas menjadi destinasi yang tidak boleh terlewatkan. Menawarkan hamparan hijau padang rumput di kaki bukit yang sejuk, objek wisata berbasis edukasi peternakan (farming) ini menyuguhkan pengalaman unik berinteraksi dan memberi makan domba secara langsung.
Berlokasi di kawasan Hutan, Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, destinasi ini telah resmi beroperasi sejak 16 Juni 2022. Wisatawan dapat berkunjung setiap hari mulai pukul 08.00–16.00 WIB pada hari kerja (weekday) dan pukul 07.00–16.00 WIB dan akhir pekan (weekend).
Tarikan Wisata dan Fasilitas Tiket
Untuk menikmati keseruan di area padang rumput ini, pengunjung dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp25.000 per orang—harga yang telah disesuaikan sejak akhir Desember 2022 dari tarif awal Rp20.000. Tiket tersebut sudah mencakup fasilitas pakan gratis untuk ikan dan unggas. Sementara itu, bagi wisatawan yang ingin merasakan langsung sensasi memberi pakan domba di area padang rumput (sawen), pengelola menyediakan pakan khusus domba yang dapat dibeli terpisah seharga Rp5.000 per porsi.

Dinamika Kunjungan dan Pergeseran Tren
Mengenai dinamika operasional, Pengelola Menggala Ranch, Pak Ripto Sudarmo, menceritakan perjalanan perkembangan tempat wisata ini sejak awal mula berdiri hingga saat ini.
“Dulu waktu awal-awal viral di media sosial, angka kunjungan di hari biasa (weekday) bisa mencapai 500 sampai 700 orang per hari, bahkan kalau akhir pekan (weekend) bisa tembus melampaui 1.000 pengunjung,” kenang Pak Ripto saat ditemui di lokasi wawancara, Sabtu (12/9/2026).
Seiring berjalannya waktu, Pak Ripto mengakui adanya pergeseran tren kunjungan wisatawan. “Sekarang terjadi sedikit penurunan angka kunjungan karena banyaknya tempat wisata baru yang sejenis. Selain itu, ada pergeseran minat dari kalangan anak muda yang kini lebih cenderung memilih wisata alam murni seperti air terjun atau curug. Oleh karena itu, segmen Menggala Ranch saat ini bergeser menjadi destinasi pilihan utama untuk wisata keluarga,” jelas Pak Ripto.

Komitmen Pure Farming dan Kebersihan Satwa
Menghadapi perubahan tren tersebut, pihak pengelola menegaskan komitmennya untuk tidak mengubah identitas utama tempat ini.
“Kami tetap mempertahankan konsep pure farming atau peternakan murni, bukan sekadar kebun binatang mini (mini zoo). Semua hewan di sini dirawat agar dapat bereproduksi dengan baik. Sebagai bentuk inovasi, selain berencana menambah wahana baru, kami juga mengembangkan lini usaha dengan menjual hasil peternakan seperti telur, indukan ayam, hingga domba bagi pengunjung yang tertarik memelihara,” tambahnya.
Keunggulan lain dari Menggala Ranch terletak pada standar kebersihan dan pemeliharaan satwa yang sangat ketat. Pak Ripto menjelaskan bahwa perawatan hewan di tempat wisata memerlukan perlakuan ekstra dibanding peternakan biasa.
“Karena ini merupakan tempat wisata, penanganannya tentu beda. Domba-domba di sini rutin kami mandikan dua kali dalam seminggu. Petugas lapangan kami juga selalu menyapu dan membersihkan kotoran hewan di area padang rumput setiap pagi sebelum jam operasional dibuka, sehingga pengunjung bisa beraktivitas dengan nyaman dan bersih,” terang Pak Ripto secara rinci.
Kesan Pengunjung dan Catatan Evaluasi
Pengalaman berkesan ini dirasakan langsung oleh Maya Agustina, wisatawan asal Kota Banjar, Jawa Barat, yang sengaja datang jauh-jauh bersama keluarga dan pasangannya setelah melihat keindahan Menggala Ranch di media sosial TikTok.
“Lihat di video bagus, dan pas sampai ke lokasi aslinya ternyata memang sangat bagus. Pemandangan pegunungannya bikin sejuk dan seru sekali. Momen paling berkesan itu tentu saat bisa memberi makan domba secara langsung. Fasilitasnya oke dan pelayanan petugas kasirnya juga ramah,” tutur Maya.
Meski sangat menikmati kunjungannya, Maya memberikan masukan konstruktif demi kemajuan objek wisata ini ke depannya.
“Harapan saya ke depan, pengelola bisa menambah jumlah tempat sampah di sekitar area padang rumput agar pengunjung tidak kesulitan membuang sampah. Selain itu, kalau memungkinkan tarif tiketnya bisa disesuaikan lagi agar semakin terjangkau oleh masyarakat luas,” harapnya. Dengan perpaduan panorama alam perbukitan yang asri, kebersihan kawasan yang terjaga, serta edukasi interaksi satwa yang berkesan, Menggala Ranch Banyumas terbukti tetap menjadi destinasi wisata keluarga yang sangat berharga dan memikat untuk dikunjungi.
PENULIS : INDAH KUSUMA NINGRUM
EDITOR : FARAH CELSEA FADHILAH
