Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Kenaikan Harga Bahan Pokok Tekan Pendapatan Warung Nasi Rames Muladi

Posted on September 30, 2026September 30, 2026 by Zidan Diyaaul Haq

Sudutnalar.com, 29 September 2026

Warung Nasi Rames Muladi (Dokumentasi: Prajnya Aulia)

PURWOKERTO, SudutNalar —  Kenaikan harga sejumlah bahan pokok turut dirasakan oleh pelaku usaha kecil, salah satunya warung Muladi yang sudah berdiri sejak tahun 1995. Dalam dua hingga tiga tahun terakhir, kondisi usaha cenderung tidak stabil akibat penurunan jumlah pembeli sejak pandemi Covid-19.

Muladi mengatakan kondisi tersebut membuatnya harus lebih menyesuaikan pengelolaan warung. Meski begitu, ia tetap berusaha mempertahankan usahanya tanpa mengambil pinjaman. “Yang penting kualitas makanan tetap dijaga,” ujar Muladi.

Sementara itu, Kusmianti, istri Muladi yang sehari-hari berbelanja bahan untuk kebutuhan warung, mengatakan bahwa harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan. Cabai, bawang merah, dan bawang putih menjadi bahan yang paling terasa kenaikannya, sedangkan harga sayuran masih relatif stabil. Harga telur juga cenderung berubah-ubah dan saat ini kisaran Rp24.000 per kilogram.

Menurut Kusmianti, kenaikan harga beras dan minyak goreng cukup memengaruhi pengeluaran warung. Harga beras yang sebelumnya sekitar Rp12.000–Rp13.000 per kilogram kini mencapai Rp15.000–Rp16.000. Sementara minyak goreng yang sebelumnya sekitar Rp17.000 per kilogram naik menjadi Rp21.000 per kilogram. “Kenaikannya lumayan tinggi, terutama beras dan minyak, jadi cukup berpengaruh ke usaha,” ujarnya.

Untuk menyiasati kenaikan biaya bahan pokok, Muladi memilih tidak menaikkan harga makanan. Penyesuaian dilakukan dengan sedikit mengurangi porsi agar harga tetap terjangkau oleh pelanggan. Saat ini, nasi rames dengan sayur dijual Rp6.000–Rp7.000 per porsi, mendoan Rp1.000, pisang goreng Rp1.500, nasi telur Rp10.000, nasi ayam Rp12.000, dan berbagai minuman Rp3.000.

Aneka Pilihan Lauk di Warung Muladi (Dokumentasi: Prajnya Aulia)

“Kalau harga dinaikkan, kasihan pelanggan. Jadi harganya tetap, tetapi porsinya mungkin sedikit dikurangi,” tutur Muladi. Kebijakan tersebut menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mempertahankan pelanggan di tengah meningkatnya biaya operasional.

Kenaikan harga bahan pokok turut menyebabkan pendapatan usaha mengalami penurunan sekitar 20 persen. Meski demikian, Muladi tetap memilih menjaga kualitas makanan tanpa menambah beban usaha melalui pinjaman. Ia juga menilai variasi menu penting agar warung tetap memiliki pilihan bagi pelanggan.

Menurut Muladi, keberagaman menu juga menjadi salah satu cara agar UMKM seperti warung makan dapat terus bertahan dan menarik pelanggan. Ia berharap pemerintah turut memperhatikan kestabilan harga bahan pokok sehingga pelaku usaha kecil tidak terlalu terbebani ketika terjadi perubahan harga di pasaran. “Menu juga harus variatif. Selain itu, pemerintah diharapkan bisa menjaga kualitas dan kestabilan harga bahan pokok,” ujarnya.

Setelah lebih dari tiga dekade berdiri, Warung Muladi masih terus berjalan meski harus menghadapi perubahan harga bahan pokok dan jumlah pelanggan yang tidak selalu stabil. Bagi Muladi dan Kusmianti, mempertahankan usaha bukan hanya soal menjaga harga tetap terjangkau, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas makanan dan kepercayaan pelanggan di tengah keadaan yang terus berubah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme