Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Harga Beras Kian Melonjak, Pedagang Warung Sembako dan Warga Kecil Mengeluh

Posted on September 30, 2026September 30, 2026 by Zidan Diyaaul Haq

Penulis  : Nissa Rhosida Dini Mustika Sari

Editor    : Nailah Fiza Imania

Tarni pemilik warung sebako, Sabtu (26/9/2026). Foto: Nissa Rhosida Dini Mustika Sari

BANYUMAS, SudutNalar — Kenaikan harga beras beberapa bulan terakhir membuat para pedagang warung sembako dan masyarakat berpenghasilan rendah merasa kesulitan. Kenaikan harga ini terasa sama di semua jenis beras dan langsung memengaruhi kemampuan belanja masyarakat.

Tarni, selaku pedagang warung sembako, mengatakan bahwa harga beras telah naik selama kurang lebih enam bulan terakhir. Saat ini, harga beras yang dikonsumsi sehari-hari sedang naik perlahan hingga mencapai Rp15.000 per kilogram, naik sekitar Rp1.000 dari harga sebelumnya. Padahal tahun lalu, harga beras masih berkisar di angka Rp12.500 per kilogram.

“Semua jenis beras naik. Memang ada beras harga Rp14.000 per kilogram dari distributor, tapi kalau diolah teksturnya jadi kaku dan rasanya kurang lezat. Kalau jenis unggul seperti pandan wangi harganya sudah mencapai Rp16.000 sampai Rp17.000 per kilogram,” terang Tarni di warung sembakonya.

Selain harga yang naik di tingkat pemasok, pasokan beras juga terkadang terhambat dan membutuhkan waktu pemesanan yang lebih lama dari biasanya. Kondisi ini menyebabkan perubahan cara masyarakat membeli beras yang biasanya dibeli secara eceran di toko sembako.

Untuk mengurangi pengeluaran, banyak pembeli terpaksa membeli beras dalam jumlah yang lebih sedikit setiap hari. Warga yang semula membeli satu kilogram beras, sekarang hanya mampu membeli separuh hingga tiga perempat kilogram. Beberapa warga justru mengatasinya dengan cara memasak nasi yang lebih lembek agar volume nasi yang dihasilkan menjadi lebih banyak.

Sebagai pedagang warung sembako, Tarni dan warga sekitar berharap ada perhatian dari pemerintah agar harga beras segera stabil. Harga beras yang ideal berkisar antara Rp11.000 hingga Rp12.000 per kilogram, yang dinilai lebih terjangkau bagi masyarakat yang berada di kelas menengah ke bawah.

Sampai kapan rakyat  harus memangkas porsi nasi mereka hanya karena harganya yang sangat mahal?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme