Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Harga Bawang Merah di Brebes Tembus Rp25.000 per Kg, Pedagang Keluhkan Dampak Kenaikan BBM

Posted on September 30, 2026September 30, 2026 by Zidan Diyaaul Haq

Minggu, 27 September 2026

Bawang Merah, Sumber: Dokumen Pribadi Rusdiyanto

BREBES, SudutNalar – Harga bawang merah di pasar tradisional Brebes kini mencapai Rp25.000 per kilogram. Kenaikan ini memberatkan para pedagang, termasuk pedagang keliling seperti Rusdiyanto (Dianto). Menurutnya, harga naik akibat musim panen dan dampak kenaikan harga BBM yang meningkatkan biaya logistik.

Dianto telah berdagang bawang merah sejak tiga tahun lalu. Ia biasa berjualan hingga ke Cilacap dan melayani berbagai pembeli, mulai dari ibu rumah tangga hingga pemilik warung makan. “Saya ambil dari Brebes juga, beli tunai ke tengkulak. Tidak ada sistem tempo atau bagi hasil” ujarnya.

Brebes merupakan salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia. Salah satu kabupaten di Jawa Tengah ini menyumbang sekitar 20% produksi nasional dan 60% produksi Jawa Tengah. Bawang merah Brebes dinilai lebih unggul karena memiliki aroma dan rasa yang khas serta warna yang lebih mengkilap dibanding bawang merah lainnya.

Harga bawang merah yang fluktuatif dipengaruhi musim panen, biaya logistik, dan cuaca. Saat panen raya, harga cenderung turun, sebaliknya saat musim kemarau atau hujan ekstrem harga bisa melonjak. “Kalau musim hujan atau kemarau, harga bisa naik drastis. Tapi kalau panen raya, harga turun. Yang paling memberatkan itu biaya transportasi dan tenaga kerja,” jelasnya.

Kenaikan harga BBM juga berdampak langsung pada ongkos kirim dari Brebes ke pasar. “Kalau BBM naik, ongkos kirim dari Brebes juga naik. Akhirnya harga jual ikut naik, pembeli jadi berkurang” tuturnya. Saat harga tinggi, pedagang biasanya mengurangi stok agar sesuai daya beli konsumen. Saat harga turun, mereka tetap membeli seperlunya untuk menghindari kerugian akibat penyusutan barang.

Dianto berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan bawang merah di pasaran. “Harapan saya, semoga harganya tetap stabil. Jangan sampai harga melambung tinggi, kasihan konsumen” pungkasnya.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang merah ukuran sedang per 18 September 2026 tercatat Rp37.300 per kilogram, turun Rp400 atau 1,06% dari periode sebelumnya. Namun, harga di tingkat eceran seperti di Brebes bisa berbeda karena faktor distribusi dan margin pedagang.

Penulis Berita             : Amalinda (J1D025008)

Editor Berita               : Assifa Sahra Isna Niansyah (J1D025024)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme