Minggu, 27 September 2026

BREBES, SudutNalar – Harga bawang merah di pasar tradisional Brebes kini mencapai Rp25.000 per kilogram. Kenaikan ini memberatkan para pedagang, termasuk pedagang keliling seperti Rusdiyanto (Dianto). Menurutnya, harga naik akibat musim panen dan dampak kenaikan harga BBM yang meningkatkan biaya logistik.
Dianto telah berdagang bawang merah sejak tiga tahun lalu. Ia biasa berjualan hingga ke Cilacap dan melayani berbagai pembeli, mulai dari ibu rumah tangga hingga pemilik warung makan. “Saya ambil dari Brebes juga, beli tunai ke tengkulak. Tidak ada sistem tempo atau bagi hasil” ujarnya.
Brebes merupakan salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia. Salah satu kabupaten di Jawa Tengah ini menyumbang sekitar 20% produksi nasional dan 60% produksi Jawa Tengah. Bawang merah Brebes dinilai lebih unggul karena memiliki aroma dan rasa yang khas serta warna yang lebih mengkilap dibanding bawang merah lainnya.
Harga bawang merah yang fluktuatif dipengaruhi musim panen, biaya logistik, dan cuaca. Saat panen raya, harga cenderung turun, sebaliknya saat musim kemarau atau hujan ekstrem harga bisa melonjak. “Kalau musim hujan atau kemarau, harga bisa naik drastis. Tapi kalau panen raya, harga turun. Yang paling memberatkan itu biaya transportasi dan tenaga kerja,” jelasnya.
Kenaikan harga BBM juga berdampak langsung pada ongkos kirim dari Brebes ke pasar. “Kalau BBM naik, ongkos kirim dari Brebes juga naik. Akhirnya harga jual ikut naik, pembeli jadi berkurang” tuturnya. Saat harga tinggi, pedagang biasanya mengurangi stok agar sesuai daya beli konsumen. Saat harga turun, mereka tetap membeli seperlunya untuk menghindari kerugian akibat penyusutan barang.
Dianto berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan bawang merah di pasaran. “Harapan saya, semoga harganya tetap stabil. Jangan sampai harga melambung tinggi, kasihan konsumen” pungkasnya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang merah ukuran sedang per 18 September 2026 tercatat Rp37.300 per kilogram, turun Rp400 atau 1,06% dari periode sebelumnya. Namun, harga di tingkat eceran seperti di Brebes bisa berbeda karena faktor distribusi dan margin pedagang.
Penulis Berita : Amalinda (J1D025008)
Editor Berita : Assifa Sahra Isna Niansyah (J1D025024)
