
Sumber : Irene Kambuaya
BANYUMAS, SUDUTNALAR – Menumpuknya riwayat mata kuliah dari semester sebelumnya di portal kampus sering kali membuat mahasiswa enggan membuka sistem dan berujung kesulitan mengerjakan tugas harian. Berangkat dari keresahan personal tersebut, sebuah platform manajemen tugas berbasis web bernama SIMTUGAS (Manajemen Tugas Kuliah) resmi diluncurkan.
Aplikasi web ini digagas dan dikembangkan secara mandiri oleh Irene Kambuaya, mahasiswa Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman. Proyek ini dirintis dan resmi diperkenalkan pada Jumat, 25 September 2026.
Berangkat dari Keresahan Mengakses eLDirU
Dalam wawancara, Irene mengungkapkan bahwa ide awal pembuatan SIMTUGAS dipicu oleh kendala yang ia alami sendiri saat berinteraksi dengan portal pembelajaran kampus, eLDirU (e-Learning Jenderal Soedirman University).
“Alasan saya membuat web ini karena kemalasan saya untuk membuka eLDirU. Di dalam eLDirU itu masih ada mata kuliah dari semester-semester sebelumnya yang menumpuk, jadi rasanya kurang practical kalau hanya mau mengecek atau mencatat tugas kuliah semester aktif,” ujar Irene.
Untuk mengatasi hal tersebut, Irene merancang SIMTUGAS di atas infrastruktur web berbasis Google Apps Script. Pemilihan sistem ini memungkinkan pelacak tugas dapat diakses secara instan dari peramban (browser) ponsel maupun komputer tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Alur Kerja Ringkas dan Terfokus
SIMTUGAS hadir dengan tampilan dark mode yang dirancang ramah di mata. Pengguna yang masuk ke dalam platform akan langsung disajikan dengan dasbor utama yang bersih tanpa disusupi arsip kuliah masa lalu.
Untuk menambahkan catatan tugas baru, pengguna cukup menekan tombol “+ Tambah Tugas” di sudut kanan atas. Sistem kemudian secara otomatis membagi status pengerjaan tugas ke dalam tiga tahapan visual:
- Belum Dimulai (ditandai dengan warna kuning/ikon jam)
- Sedang Dikerjakan (ditandai dengan warna biru/ikon proses)
- Selesai (ditandai dengan warna hijau/ikon centang)
Selain itu, pengembang juga menyematkan fitur penyaring (filter) yang memungkinkan mahasiswa memilah daftar tugas berdasarkan mata kuliah tertentu, seperti “Seminar Manajemen Sumber Daya Manusia” atau memantau seluruh status pengerjaan secara keseluruhan.

Sumber : Irene Kambuaya
Rencana Pengembangan dan Pesan Pengembangan
Ke depannya, Irene merencanakan beberapa peningkatan fitur pada SIMTUGAS, seperti:
- Sistem pengingat otomatis (notification deadline) sebelum batas waktu pengumpulan tiba.
- Integrasi ke kalender akademik harian.
- Fitur catatan tambahan untuk tugas kelompok.
Melalui inovasi sederhana ini, Irene berharap SIMTUGAS bisa menjadi inspirasi bagi sesama mahasiswa agar lebih proaktif mencari solusi digital atas kendala perkuliahan harian.
“Teknologi ini hadir untuk mempermudah hidup kita. Harapan saya, SIMTUGAS dapat membantu mahasiswa lain agar bisa lebih teratur memantau tugas tanpa harus merasa terbebani saat membuka portal kampus,” pungkasnya.
Dampak dan Tantangan Pengembangan
Meskipun dibuat untuk menyelesaikan masalah pribadi, keberadaan SIMTUGAS dinilai dapat membantu efisiensi waktu belajar. Pengguna tidak perlu lagi membuang waktu memilah-milah mata kuliah lama di portal utama kampus hanya untuk melihat tenggat waktu pengerjaan tugas.
Tantangan terberat selama proses perancangan adalah menjaga agar tampilan tetap sederhana namun memiliki fungsi pemantauan yang lengkap. Selain itu, karena platform ini berbasis cloud/web, ketergantungan pada koneksi internet menjadi kendala yang terus diantisipasi lewat optimasi pemuatan halaman yang berukuran ringan.
Reporter : Blandina wabiser
Editor : Azzah Egynara
