
(Sumber: Yuhen Aditya Gunawan)
BANYUMAS, SUDUTNALAR – Teknologi Internet of Things (IoT) mulai dimanfaatkan dalam budidaya maggot melalui pengembangan Smart Biopond. Sistem ini dirancang untuk membantu pengelola memantau kondisi lingkungan tempat maggot dibudidayakan tanpa harus melakukan pengecekan secara langsung secara terus-menerus.
Smart Biopond merupakan sistem pemantauan dan pengendalian kondisi biopond yang memanfaatkan sensor dan teknologi IoT. Sistem tersebut dapat membantu mengetahui kondisi suhu, kelembapan, serta perubahan kondisi udara di dalam tempat budidaya maggot.
Smart Biopond dikembangkan oleh Yuhen Aditya Gunawan bersama tim mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Telkom. Pengembangan ini dilatarbelakangi karena banyak sampah organik yang belum dikelola secara optimal. Budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) menjadi salah satu cara untuk memanfaatkan sampah organik tersebut, tetapi kondisi lingkungan di dalam biopond perlu tetap diperhatikan.
Sistem ini dibuat untuk membantu pengelola dalam memantau perubahan kondisi biopond, terutama suhu, kelembapan, sirkulasi udara, dan kondisi udara. Selain memantau, sistem juga dapat membantu mengendalikan kipas, lampu penghangat, dan pengaduk media ketika diperlukan.

(Data dibaca oleh sensor untuk mengetahui kondisi dalam biopond)
Cara kerjanya cukup sederhana. Sensor membaca kondisi di dalam biopond, kemudian data tersebut diproses oleh perangkat pengendali dan dapat ditampilkan melalui layar maupun aplikasi. Dengan teknologi IoT, pengelola dapat memantau kondisi biopond tanpa harus selalu berada di dekatnya.
Selain memudahkan pemantauan, data yang diperoleh dapat disimpan sehingga pengelola dapat melihat perubahan kondisi biopond selama proses budidaya. Hal ini memungkinkan kondisi budidaya dipantau berdasarkan data, bukan hanya melalui pemeriksaan secara langsung.
Dalam pengembangannya, mereka menghadapi kendala dalam menggabungkan berbagai perangkat agar dapat bekerja dalam satu sistem. Pengujian dan penyesuaian sensor juga diperlukan agar data yang dihasilkan sesuai dengan kondisi di dalam biopond.
Purwarupa dasar Smart Biopond telah diuji dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada lingkungan budidaya maggot. Fungsi dasar pemantauan dan pengendalian telah dapat digunakan, sementara beberapa fitur lainnya masih dikembangkan. Harapannya, Smart Biopond dapat diterapkan pada berbagai tempat budidaya maggot dan membantu masyarakat maupun pelaku budidaya dalam mengelola maggot dengan memanfaatkan teknologi.
Penulis: Niscita Nariswari Vedacetta
Editor: Rahmah Dya Hamidah
