Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Akses Jalan Rusak, Hambat Perjalanan Murid Menuju MI Ma’arif NU Gondang

Posted on September 29, 2026 by shafrifa aulia

sudutnalar.com, 29 September 2026

Sejumlah murid MI Ma’arif NU Gondang berjalan kaki melewati jalan rusak dan menanjak untuk berangkat ke sekolah (Dok: Zaena Adis)

PURBALINGGA, SUDUTNALAR – Akses jalan yang rusak menjadi kendala bagi masyarakat Dusun Welirang, Desa Gondang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga untuk sampai ke MI Ma’arif NU Gondang. Sekitar 80-90% dari jalan yang harus dilewati dalam kondisi rusak parah. Kondisi jalan yang berlubang dan menanjak tersebut membuat perjalanan menuju sekolah menjadi sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Meskipun demikian, kerusakan jalan tersebut tidak menyurutkan semangat murid MI Ma’arif NU Gondang untuk pergi ke sekolah. Para orang tua berinisiatif berangkat lebih awal agar anak-anak dapat sampai ke sekolah tepat waktu.

Ibu Miswati, salah seorang warga setempat yang setiap hari mengantar anaknya ke sekolah melewati jalan tersebut mengatakan bahwa jarak tempuh dari rumah menuju sekolah hanya sekitar 1 kilometer. Oleh karena itu, anak-anak tetap dapat sampai di sekolah tepat waktu dengan berangkat lebih awal.

“Kalau untuk keterlambatan, sepertinya tidak karena jarak dari rumah ke sekolah tidak terlalu jauh. Jaraknya kurang lebih 1 kilometer. Namun, sekitar 80–90% jalan yang dilalui dalam kondisi rusak, jadi diusahakan kami berangkat lebih awal,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak tersebut sangat berpengaruh terhadap kendaraan yang digunakan. Kendaraan warga seringkali mengalami ban bocor sehingga harus lebih sering mengganti ban.

“Untuk kondisi jalan sendiri sangat berpengaruh, terutama terhadap kendaraan. Ban kendaraan sering bocor sehingga kami harus lebih sering mengganti ban,” ujarnya.

Kondisi jalan berbatu dan menanjak menuju MI Ma’arif NU Gondang di Dusun Welirang, Desa Gondang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga. (Dok. Zaena Adis)

Selain kendaraan yang rusak, ia juga harus lebih berhati-hati saat mengantar anak ke sekolah melewati jalan tersebut, terutama saat melewati tanjakan. Kondisi jalan yang berlubang dan menanjak tersebut membuat sepeda motor lebih sulit untuk dikendalikan, sehingga dapat membahayakan pengendara dan penumpang. Dalam kondisi tertentu, ia bahkan harus menurunkan anak dari sepeda motor demi keselamatan bersama.

“Untuk kesulitan, terkadang saya harus menurunkan anak dari sepeda motor. Apalagi saat melewati tanjakan karena kondisi jalannya lebih sulit. Demi keselamatan anak, saya menurunkannya terlebih dahulu,” katanya.

Selain harus melewati tanjakan, kondisi saat musim hujan juga membuat kondisi jalan semakin sulit untuk dilewati. Hujan yang turun dapat membuat kondisi jalan menjadi licin dan berlumpur. Para orang tua harus mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati supaya tidak tergelincir.

Kondisi jalan yang rusak tersebut membuat perjalanan menuju sekolah bukan lagi masalah jarak, melainkan keamanan. Anak-anak memang tetap dapat berangkat ke sekolah, tetapi mereka belum memperoleh akses perjalanan yang layak dan nyaman. Mereka harus menempuh perjalanan dengan kondisi yang lebih sulit dibandingkan murid di daerah lain yang memiliki akses jalan yang lebih baik.

Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang menjadi satu-satunya akses warga menuju sekolah. Perbaikan tersebut diharapkan dapat menjadikan perjalanan murid menuju sekolah menjadi lebih aman, mengurangi kerusakan kendaraan, dan membantu orang tua mengantar anak tanpa rasa khawatir.

Perbaikan jalan dinilai menjadi bagian dukungan terhadap pemerataan pendidikan. Perjalanan menuju sekolah yang aman dan nyaman membantu siswa mengikuti pembelajaran secara teratur. Oleh karena itu, akses jalan menuju sekolah perlu menjadi perhatian bersama agar kondisi tersebut tidak mengahambat hak anak untuk memperoleh pendidikan.

Penulis: Zahrotun Nabilah

Editor: Allexsa Adytia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme