sudutnalar.com, 29 September 2026

Kartu Indonesia Pintar (Dok: Dwi Salsabela Wahyudin)
PURWOKERTO, SUDUTNALAR-Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) membantu mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman memenuhi berbagai kebutuhan selama menjalani perkuliahan. Bantuan tersebut digunakan untuk keperluan pendidikan maupun kebutuhan sehari-hari, seperti UKT, kos, makan, transportasi, dan perlengkapan kuliah.
KIP Kuliah merupakan program bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi. Bantuan diberikan dalam bentuk pembebasan biaya pendidikan yang disalurkan ke perguruan tinggi serta bantuan biaya hidup bagi mahasiswa penerima sesuai ketentuan yang berlaku. Pada 2026, pendaftaran akun KIP Kuliah dibuka hingga 31 Oktober.
Seorang mahasiswa penerima KIP Kuliah di Unsoed mengatakan dirinya menerima bantuan sejak awal masuk kuliah. Ia menggunakan bantuan tersebut terutama untuk membayar UKT dan kos karena harus merantau. Selain itu, dana KIP Kuliah digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti makan dan transportasi.
“KIP Kuliah sangat membantu, terutama karena UKT saya bisa ditanggung 100%. Selain itu, saya juga merasa sangat terbantu untuk biaya kos dan kebutuhan sehari-hari selama kuliah,” ujarnya.
Penerima KIP Kuliah lainnya mengatakan bantuan yang diterima sejak semester pertama digunakan untuk makan, membeli bensin, alat tulis, serta perlengkapan penunjang kuliah. Sebelum menerima KIP Kuliah, ia mengaku cukup kesulitan memenuhi biaya transportasi dan membeli perlengkapan kuliah.
Bagi penerima, bantuan tersebut tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pendidikan, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan aktivitas perkuliahan. Penggunaan bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing agar tetap mencukupi selama menjalani perkuliahan.
Penulis: Dwi Salsabela Wahyudin
Editor: Silvi Ayu Wulandari
