
(Foto: Dok. Kikan)
PURWOKERTO, SudutNalar — Kikan Hasfy Permata, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2024, telah bergabung dengan PIK-R Aksiologi UNSOED selama dua tahun. Ketertarikannya pada psikologi menjadi salah satu alasan Kikan memilih organisasi tersebut setelah tidak melanjutkan pendidikan di bidang psikologi.
“Saya sejak awal tertarik dengan psikologi dan sempat ingin masuk jurusan tersebut. Meskipun akhirnya saya berkuliah di Ilmu Komunikasi, setidaknya saya tetap dapat belajar mendengarkan orang lain melalui PIK-R,” ujar Kikan.
Pada tahun pertama, Kikan menjadi pendidik sebaya sekaligus penanggung jawab program podcast. Ia juga terlibat dalam kepanitiaan Duta Genre yang menjadi pengalaman awalnya dalam menjalankan kegiatan organisasi. Dari berbagai kegiatan tersebut, Kikan menemukan rasa kekeluargaan yang membuatnya menganggap PIK-R sebagai rumah kedua.
“Pengalaman yang paling berkesan bagi saya adalah ketika menjalankan program podcast. Pada episode pertama, saya masih merasa canggung karena belum pernah menjadi pembawa acara. Setelah lima episode, saya mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran,” kata Kikan.
Kini, Kikan dipercaya sebagai Ketua Umum PIK-R Aksiologi UNSOED. Tanggung jawab tersebut membuatnya harus mampu mengutamakan kepentingan organisasi, menyatukan anggota dengan latar belakang berbeda, serta memastikan visi dan misi organisasi tetap berjalan.
“Bagi saya, kepemimpinan berarti mampu menyelaraskan, merangkul, dan menyatukan anggota. Dalam organisasi terdapat banyak pemikiran dan latar belakang yang berbeda sehingga saya harus mampu memahami mereka agar visi dan misi organisasi dapat berjalan,” ujar Kikan.
Selama menjalankan organisasi, Kikan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perbedaan pendapat hingga beban program kerja. Meski pernah merasa lelah dan kehilangan motivasi, dukungan dari rekan-rekan membuatnya tetap menjalankan tanggung jawabnya.
“Menjalankan organisasi pasti memiliki masa naik dan turun. Saya pernah merasa lelah dan kehilangan motivasi, tetapi saya mengingat bahwa perjuangan untuk sampai pada posisi ini tidak mudah. Saya juga mendapatkan banyak dukungan dari teman-teman,” tuturnya.

(Foto: Dok. Malika Ilmanafi Hanun Huwaidaa)
Kikan berharap PIK-R tidak hanya menjadi tempat bagi anggota untuk memperoleh ilmu dan pengalaman, tetapi juga ruang untuk merasa diterima dan didukung. Ia juga mengajak mahasiswa yang masih ragu berorganisasi untuk berani mencoba dengan tetap menyesuaikan kegiatan dengan kemampuan diri.
“Jika masih ragu, cobalah terlebih dahulu. Menurut saya, lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali karena banyak hal yang dapat kita peroleh dari organisasi. Namun, kita tetap harus menyesuaikannya dengan kemampuan dan memprioritaskan diri sendiri,” ujar Kikan.
Penulis: Malika Ilmanafi Hanun Huwaidaa
Editor: Resti Larasati Arum Rahayu
