Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Perjalanan Uhin: Berjuang Menempuh Pendidikan hingga Menjadi Guru

Posted on September 23, 2026September 23, 2026 by zulfa izaz

SudutNalar, 19 September 2026

Uhin, Guru SD 4 Sindangjaya (Sumber Foto: Damia Sifa Aulia Romansyah)

PANGANDARAN, SudutNalar— Uhin menempuh pendidikan dengan perjalanan yang tidak mudah sebelum menjadi guru olahraga di SD 4 Sindangjaya, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Perjalanan menuju sekolah dan usaha mendapatkan uang saku menjadi bagian dari pengalamannya dalam memperoleh pendidikan.

Saat duduk di sekolah dasar, Uhin berjalan sekitar tiga kilometer dari Dusun Cisarua menuju sekolah di Bulakwungu. Ia melewati hutan dan perkebunan jati. Ia juga pernah bersekolah tanpa menggunakan alas kaki.

Perjuangan berlanjut ketika Uhin bersekolah di SMP Muhammadiyah Banjarsari.  Ia menempuh perjalanan sekitar 10 kilometer, terdiri atas tiga kilometer berjalan kaki dan tujuh kilometer menggunakan sepeda. Ia juga pernah berangkat sekitar pukul 04.00 dengan membawa penerangan.

Keterbatasan ekonomi membuat Uhin mencari uang saku sendiri. Ia membawa beberapa potong kayu hasil gergajian untuk dijual. Ia tetap melanjutkan pendidikan hingga masuk Sekolah Guru Olahraga (SGO) di Tasikmalaya dan lulus pada 1986.

Setelah lulus, Uhin merantau selama sekitar empat tahun. Ia kemudian mulai mengajar sebagai guru sukwan pada 1990. Setelah menjalani masa sebagai guru sukwan, guru bantu, dan guru kontrak, ia diangkat menjadi CPNS pada 2008 dan menjadi PNS pada 2010.

Pengalaman tersebut membuat pendidikan memiliki arti tersendiri bagi Uhin. Ia kembali mengingat perjuangannya ketika melihat anak-anaknya dapat melanjutkan pendidikan.

“Saya menangis. Dulu saya mau sekolah sampai susah begini,” ujar Uhin.

Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian dari cara Uhin melihat pendidikan. Ia bersyukur dapat menjadi guru meskipun berasal dari keluarga yang tidak mengenyam pendidikan. Ia juga berusaha memberikan pendidikan kepada anak-anaknya.

Uhin berpesan agar generasi muda memiliki jiwa sosial, mau berbuat baik kepada lingkungan, dan tetap rendah hati. Ia juga mengingatkan agar seseorang tidak merasa paling tahu. 

“Kita harus selalu di bawah. Jangan merasa paling pintar atau paling tahu. Kita harus bisa memberikan contoh yang baik kepada orang lain,” ujar Uhin.

Penulis : Damia Sifa Aulia Romansyah

Editor : Bela Fatma Atikah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme