SudutNalar, 19 September 2026

PANGANDARAN, SudutNalar— Uhin menempuh pendidikan dengan perjalanan yang tidak mudah sebelum menjadi guru olahraga di SD 4 Sindangjaya, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Perjalanan menuju sekolah dan usaha mendapatkan uang saku menjadi bagian dari pengalamannya dalam memperoleh pendidikan.
Saat duduk di sekolah dasar, Uhin berjalan sekitar tiga kilometer dari Dusun Cisarua menuju sekolah di Bulakwungu. Ia melewati hutan dan perkebunan jati. Ia juga pernah bersekolah tanpa menggunakan alas kaki.
Perjuangan berlanjut ketika Uhin bersekolah di SMP Muhammadiyah Banjarsari. Ia menempuh perjalanan sekitar 10 kilometer, terdiri atas tiga kilometer berjalan kaki dan tujuh kilometer menggunakan sepeda. Ia juga pernah berangkat sekitar pukul 04.00 dengan membawa penerangan.
Keterbatasan ekonomi membuat Uhin mencari uang saku sendiri. Ia membawa beberapa potong kayu hasil gergajian untuk dijual. Ia tetap melanjutkan pendidikan hingga masuk Sekolah Guru Olahraga (SGO) di Tasikmalaya dan lulus pada 1986.
Setelah lulus, Uhin merantau selama sekitar empat tahun. Ia kemudian mulai mengajar sebagai guru sukwan pada 1990. Setelah menjalani masa sebagai guru sukwan, guru bantu, dan guru kontrak, ia diangkat menjadi CPNS pada 2008 dan menjadi PNS pada 2010.
Pengalaman tersebut membuat pendidikan memiliki arti tersendiri bagi Uhin. Ia kembali mengingat perjuangannya ketika melihat anak-anaknya dapat melanjutkan pendidikan.
“Saya menangis. Dulu saya mau sekolah sampai susah begini,” ujar Uhin.
Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian dari cara Uhin melihat pendidikan. Ia bersyukur dapat menjadi guru meskipun berasal dari keluarga yang tidak mengenyam pendidikan. Ia juga berusaha memberikan pendidikan kepada anak-anaknya.
Uhin berpesan agar generasi muda memiliki jiwa sosial, mau berbuat baik kepada lingkungan, dan tetap rendah hati. Ia juga mengingatkan agar seseorang tidak merasa paling tahu.
“Kita harus selalu di bawah. Jangan merasa paling pintar atau paling tahu. Kita harus bisa memberikan contoh yang baik kepada orang lain,” ujar Uhin.
Penulis : Damia Sifa Aulia Romansyah
Editor : Bela Fatma Atikah
