Selasa, 22 September 2026

Yanuar Rifki Riandika. (Dok. Saniya Rahma)
Purwokerto – Sudutnalar.com, Berbagai pencapaian di bidang akademik dan nonakademik menjadi bagian dari perjalanan Yanuar Rifki Riandika, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2024. Selain menjalani perkuliahan, Yanuar juga aktif dalam berbagai kegiatan yang memberinya banyak pengalaman dan membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Ketertarikannya untuk mengikuti berbagai kegiatan muncul setelah melihat teman-temannya yang aktif. Ia kemudian mencoba mengikuti kegiatan tersebut untuk menambah pengalaman dan pengetahuan. Seiring berjalannya waktu, Yanuar belajar mengatur waktu, menjaga komitmen, dan menyelesaikan tanggung jawab yang telah dipilih.
“Awalnya memang karena FOMO, melihat teman-teman aktif di organisasi. Saya ingin mencoba sekaligus mencari pengalaman dan pengetahuan,” ujar Yanuar.
Perjalanan tersebut tidak berjalan mudah. Yanuar pernah berada pada kondisi ketika terlalu banyak memikirkan banyak hal seorang diri hingga merasa tertekan. Dukungan dari teman-temannya membuat ia kembali kuat dan menyadari pentingnya saling mendukung ketika menghadapi masa sulit.
Pengalaman itu mengajarkannya untuk tidak menghindari tanggung jawab. Menurut Yanuar, setiap pilihan harus dijalani dengan sungguh-sungguh karena keputusan seseorang juga dapat berpengaruh kepada orang lain.

Foto Yanuar Rifki Riandika saat rappelling. (Dok. Saniya Rahma)
“Saya belajar untuk tidak lari dari masalah dan tanggung jawab. Kalau sudah memilih untuk bertanggung jawab, harus dijalani dengan sungguh-sungguh karena yang dipikirkan bukan hanya diri sendiri,” katanya.
Kepercayaan untuk menjadi Ketua Umum Green Corps menjadi salah satu pengalaman yang memperkuat nilai tersebut. Dalam menjalankan amanah, Yanuar belajar mengendalikan diri dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
Selain pencapaian yang telah diraih, Yanuar juga menganggap relasi sebagai hal yang berharga. Berbagai kegiatan membuatnya mengenal banyak orang dari berbagai daerah di Indonesia. Hubungan tersebut memberinya kesempatan untuk bertukar pengalaman dan memperluas wawasan.
Yanuar berharap apa yang telah dipelajari dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Ia berpesan kepada mahasiswa yang masih ragu untuk mencoba, jangan biarkan keraguan menghentikan langkah.
“Berani dengan rasa ragu itu lebih baik. Menjalani dengan rasa ragu itu lebih baik daripada berdiam, dan tidak melakukan apa – apa. Karena walaupun kita menjalani dengan rasa ragu, itu pasti akan ada kemungkinan berhasil,” tuturnya
Penulis : Saniya Rahma
Editor : Sabti Ainnur Rahmah
