Sabtu, 19 September 2026

PURWOKERTO, SudutNalar— Di balik senyum hangat dan tuturnya yang tertata rapi, Selvia Hamidah memikul peran yang tidak sekadar formalitas. Mahasiswi asal Kabupaten Brebes yang akrab disapa Selvia dipercaya menjadi Duta Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Bagi Selvia, amanah tersebut bukan sekadar gelar selempang, melainkan ruang untuk bertumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.
“Secara umum, peran Duta Kampus adalah sebagai wajah atau representasi mahasiswa. Saya harus membawa Fakultas Pertanian sebagai wadah yang memberikan banyak motivasi dan manfaat.” ujar Selvia
Perjalanan Selvia untuk meraih posisi tersebut tidak didapatkan secara instan. Berawal dari dorongan seorang dosen S-1 Agribisnis yang melihat potensinya, Selvia memberanikan diri untuk mengikuti serangkaian seleksi yang ketat. Mulai dari penyusunan rekam jejak akademik, pembuatan video motivasi, tes wawancara online, pemecahan kasus (study case), hingga uji kemahiran berbahasa Inggris harus ia jalani. Sampai akhirnya terpilih menjadi salah satu dari lima perwakilan (representative) terbaik.
Sebagai Duta Kampus, hari-hari Selvia diisi dengan berbagai kegiatan. Ia tidak hanya bertugas memperkenalkan keunggulan dan fasilitas kampus kepada publik, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dengan pihak birokrasi kampus. Dari menyambut mahasiswa baru dalam agenda Expo Kampus, mendampingi ajang Temu Mitra Dies Natalis, hingga membagikan informasi seputar prestasi dan wisuda.

Namun, di balik padatnya aktivitas akademik dan peran publiknya, tak jarang ia menghadapi tantangan baik dari segi fisik maupun mental. Selvia mengaku momen-momen melelahkan sering terjadi, seperti saat harus mengelola acara dari pagi hingga sore hari. Di sinilah time management Selvia diuji dalam menjaga keseimbangan antara akademik dan kegiatan sosialnya.
Kunci keberhasilan Selvia terletak pada kebiasaan sederhana yang rutin ia jalani sejak awal kuliah, yaitu journaling (menulis catatan harian). Melalui catatan harian tersebut, Selvia dapat menyusun skala prioritas agar setiap tanggung jawab dapat terselesaikan.
“Management waktu yang saya terapkan tetap mengacu pada journaling yang sudah dibuat sebelumnya.” Ungkap Selvia.
“Kita sudah punya skala prioritas, tinggal dijalankan dengan konsisten. Kalaupun ada masalah di luar rencana, itu dapat menjadi bahan evaluasi agar besok bisa lebih optimal lagi.”
Bagi Selvia, menjadi Duta Kampus adalah proses belajar yang tidak pernah selesai. Melalui komitmen, kedisiplinan, dan keberanian untuk terus belajar dari kesalahan, ia berharap kehadirannya tidak hanya melengkapi identitas kampus, tetapi juga mampu menginspirasi mahasiswa lain untuk berani mengeksplorasi potensi diri.
Penulis Berita : Amalinda (J1D025008)
Editor Berita : Assifa Sahra Isna Niansyah (J1D025024)
