Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Dari Bangku SMA Hingga Ruang Kelas: Jejak Khidmah Mbak Izza Mengabdi di MTs Pesantren An-Najah Rancamaya

Posted on September 22, 2026September 22, 2026 by shafrifa aulia

Hilmaida Nailal Karomah

sudutnalar.com, 22 September 2026

Sabiliatun ‘Izza, sosok santri sekaligus guru MTs di Ponpes An-Najah Rancamaya.
(foto: Hilmaida Nailal Karomah)

PURWOKERTO, SUDUTNALAR – Sabiliatun ‘Izza, atau yang akrab disapa Mbak Izza, menjadi salah satu pendidik muda yang mendedikasikan hidupnya di lingkungan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Perempuan kelahiran Brebes ini telah menempuh perjalanan panjang di dunia pendidikan berbasis keagamaan sejak memutuskan untuk mengenyam pendidikan di pesantren pada jenjang Madrasah Aliyah (MA). Rekam jejak serta pengabdian Mbak Izza yang mengakar kuat di lingkungan pesantren kini menjadi inspirasi tersendiri bagi para santri dan rekan sejawatnya.

Bagi Mbak Izza, lingkungan pesantren dan madrasah ini bukan sekadar tempat menuntut ilmu, melainkan rumah kedua tempat ia tumbuh dewasa. Perjalanannya bermula beberapa tahun silam, ketika ia pertama kali menginjakkan kaki sebagai santri baru di tingkat Aliyah.

Awal keputusannya melangkah ke pesantren di usia remaja tentu membawa dinamika tersendiri. Menyesuaikan diri dengan ritme kehidupan pondok yang disiplin, bangun sebelum fajar, hingga membagi waktu antara pelajaran umum dan setoran kitab, menjadi tempaan awal yang membentuk karakternya.

“Awal masuk pasti ada rasa canggung… butuh adaptasi juga. Tapi lama-kelamaan, banyak momen dengan santri-santri lain buat mereka jadi seperti keluarga sendiri,” tutur Mbak Izza.

Memasuki akhir masa pendidikan MA, di saat banyak rekan sebayanya bersiap melangkah keluar pesantren untuk melanjutkan studi atau berkarier di luar, Mbak Izza mengambil keputusan berbeda. Ia memilih untuk tetap ngaji dan melangkahkan kaki ke jalur khidmah (pengabdian).

Niat tulus tersebut mendapat amanah dari pihak pesantren. Ia dipercaya untuk mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar di jenjang MTs. Transisi dari posisi murid yang duduk menyimak di bangku kelas menjadi seorang pendidik yang berdiri di depan papan tulis tentu membawa tantangan tersendiri.

“Awalnya ngerasa gugup pas tahu harus mengajar murid yang selisih usianya tidak terlalu jauh. Tapi berkah yakin akan rida guru ditambah bimbingan guru-guru senior membuat saya mantap mengajar di MTs,” ujarnya. Suka duka mengajar anak-anak usia remaja di tingkat MTs ia jalani dengan kesabaran. Menghadapi kepolosan dan tingkah beragam siswa madrasah menjadi warna tersendiri dalam kesehariannya.

Penyunting: Taheera Putri Basyara Tin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme