Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Dari Anak Petani Menjadi Tokoh Pendidikan: Perjuangan Badrun Mendirikan Sekolah Hingga Meraih Penghargaan Presiden

Posted on September 22, 2026September 22, 2026 by Hanunah Mumtaz

Oleh – Clariska Nareswari 

Editor – Aila Fikrotun Nida

SudutNalar, 19 September 2026

(Sumber: Badrun)

TEGAL, SudutNalar — Keberhasilan tidak pernah memandang latar belakang sosial maupun ekonomi seseorang. Hal ini dibuktikan secara nyata oleh Badrun (74 tahun), seorang putra petani yang berhasil menembus keterbatasan hingga tumbuh menjadi sosok pendidik yang dihormati, pendiri lembaga pendidikan, serta kepala sekolah yang dianugerahi penghargaan kehormatan oleh Presiden Republik Indonesia.

Lahir sebagai anak sulung dari 12 bersaudara, yaitu tiga perempuan dan sembilan laki-laki, Badrun tumbuh dalam kondisi ekonomi keluarga yang sangat bersahaja. Sebagai anak tertua, ia memikul tanggung jawab moral yang besar untuk membantu kedua orang tuanya sekaligus memastikan adik-adiknya bisa mengenyam pendidikan yang layak.

“Prinsip saya sederhana, bagaimana caranya adik-adik saya minimal harus bisa tamat SLTP dan SLTA. Keterbatasan ekonomi tidak boleh memadamkan cita-cita mereka,” ujar Badrun mengenang masa-masa awal perjuangannya.

Perjuangan Badrun menuntut ilmu tidaklah mudah. Selepas lulus SMK, ia melanjutkan studi ke jenjang Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) di Brebes yang berpusat di Surakarta. Demi membiayai kuliahnya secara mandiri, ia rela bekerja keras mengolah sawah sebagai petani sambil menempuh perjalanan jauh mengendarai bus antarkota setiap hari.

Kerja keras dan mandi keringat itu akhirnya membuahkan hasil manis ketika Badrun berhasil mengantongi ijazah PGSLP pada tahun 1979. Pengorbanannya tak hanya mengubah jalan hidupnya sendiri, tetapi juga membuka jalan bagi adik-adiknya yang kelak sukses meraih masa depan cerah sebagai anggota TNI, guru, hingga wiraswasta.

Setamat kuliah, Badrun mulai mengabdi sebagai guru honorer pengampu mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMP Dharma Bakti Slawi, yang kala itu merupakan salah satu sekolah swasta terbesar di Kabupaten Tegal. Berkat dedikasi dan kinerjanya yang menonjol, pada tahun 1981 ia berhasil lolos seleksi Pegawai Negeri Sipil Provinsi Jawa Tengah dan resmi diangkat menjadi CPNS.

Rasa kepedulian Badrun terhadap dunia pendidikan masyarakat tidak berhenti di dalam ruang kelas formal saja. Pada tahun 1995, ia merintis pendirian Taman Pendidikan Al-Qur’an di lingkungan tempat tinggalnya. Empat tahun berselang, tepatnya pada 1999, TPQ tersebut resmi terdaftar di Kementerian Agama Kabupaten Tegal.

Tak berhenti di situ, pada tahun 2000 Badrun menggerakkan gotong royong bersama warga RW 03 Kelurahan Procot untuk membangun gedung TPQ permanen yang dilengkapi dua ruang belajar dan satu ruang kantor. Semangatnya membina usia dini berlanjut pada tahun 2010, ketika ia menginisiasi pendirian Pos PAUD Melati 3 melalui swadaya masyarakat di lokasi yang sama.

Puncak karier Badrun di sekolah formal diukir pada tahun 2009 saat ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Dharma Bakti Slawi. Atas pengabdian dan kontribusi panjangnya terhadap dunia pendidikan nasional, ia dianugerahi Piagam Tanda Kehormatan langsung dari Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono.

“Bekerja keraslah tanpa henti sampai kamu berhasil menggapai mimpimu. Apapun latar belakangmu, ketulusan dan usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil,” tutur Badrun memberikan pesan motivasi bagi generasi muda.

Badrun resmi memasuki masa purna bakti sebagai PNS pada tahun 2012. Kendati demikian, dedikasi dan kepemimpinannya masih sangat dibutuhkan sehingga pihak yayasan memperpanjang masa tugasnya hingga tahun 2014 untuk terus memimpin dan membimbing sekolah tersebut. Perjalanan hidup Badrun menjadi inspirasi hangat bagi warga Tegal bahwa seorang anak petani pun mampu bertransformasi menjadi pilar utama pendidikan bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme