Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Ibu Yusmini, Sosok Guru BK yang Mendampingi Murid Menemukan Arah Masa Depan

Posted on September 22, 2026September 22, 2026 by Ardita Nadine

Penulis: Tsany Putri Hardiyanti

Editor: Azzah Egynara

Sumber: Ibu Yusmini S.Pd

Banjar, 18 September 2026 β€” Menjadi guru Bimbingan dan Konseling (BK) bukan sekadar membantu siswa ketika menghadapi masalah. Bagi Ibu Yusmini, S.Pd., menjadi guru BK merupakan proses untuk terus belajar memahami berbagai karakter dan latar belakang siswa.

Ibu Yusmini telah menjadi guru BK di SMK Negeri 2 Banjar sejak 2010. Ketertarikannya terhadap profesi tersebut muncul dari pengalaman dalam membantu siswa menyelesaikan berbagai permasalahan. Menurutnya, setiap siswa memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda sehingga seorang guru BK harus terus belajar untuk memahami mereka.

β€œSemakin banyak tahu latar belakang orang, semakin belajar berbagai karakter,” ujar Ibu Yusmini.

Sebagai guru BK, tugas utama Ibu Yusmini adalah menjadi konselor bagi siswa. Ia berusaha membantu siswa agar mampu menyelesaikan masalahnya secara mandiri, terutama dalam menghadapi persoalan mental dan menentukan arah hidup. Dalam memberikan bimbingan, ia berusaha tidak melakukan intervensi maupun menghakimi siswa.

Selain membantu menyelesaikan masalah, Ibu Yusmini juga mendampingi siswa dalam merencanakan masa depan dan karier. Hal tersebut menjadi penting karena siswa SMK berada pada masa transisi remaja yang terkadang masih mengalami kebingungan dalam mengambil keputusan. Tidak sedikit siswa yang masih mempertanyakan pilihan setelah lulus sekolah, seperti apakah akan bekerja atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Permasalahan yang dihadapi siswa juga beragam, mulai dari persoalan pertemanan, percintaan, hingga kondisi keluarga. Karena itu, menurut Ibu Yusmini, memahami latar belakang keluarga dan kondisi siswa menjadi bagian penting dalam memberikan pendampingan.

Namun, menjalankan peran sebagai guru BK juga memiliki tantangan. Salah satunya adalah membentuk karakter siswa secara berkelanjutan ketika kurang mendapat dukungan dari lingkungan dan orang tua. Menurutnya, pembentukan karakter tidak dapat dilakukan hanya oleh sekolah. Peran orang tua dalam membimbing dan memperhatikan kebiasaan anak juga sangat diperlukan.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Ibu Yusmini adalah ketika ia dapat menyelesaikan permasalahan siswa sesuai dengan alur BK melalui kerja sama dengan wali kelas, wakil kepala sekolah, pihak sekolah, serta dukungan orang tua. Baginya, keberhasilan dalam menyelesaikan masalah melalui kerja sama tersebut memberikan kepuasan karena ia merasa dapat menjalankan tugas sebagai guru BK dengan baik.

Sebaliknya, kurangnya dukungan dari lingkungan dapat menjadi kendala dalam proses pendampingan siswa. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan siswa menjadi hal yang penting.

Di akhir wawancara, Ibu Yusmini menyampaikan pesan kepada para siswa agar mulai memikirkan masa depan dan belajar mencintai diri sendiri.

β€œAnak harus tahu masa depan. Sebelum mencintai orang, cintai diri sendiri. Cinta paling tulus adalah cinta keluarga. Masa depan tidak instan, tetapi membutuhkan kegigihan,” pesannya.

Bagi Ibu Yusmini, menjadi guru BK bukan hanya tentang menyelesaikan masalah siswa, tetapi juga mendampingi mereka agar mampu mengenali diri, mengambil keputusan, dan mempersiapkan masa depan dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme