Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Di Balik Seragam Perawat: Perjalanan Hilmy Syamaidzar Memasuki Dunia Kerja

Posted on September 22, 2026September 22, 2026 by shafrifa aulia

sudutnalar.com, 22 September 2026

Hilmy Syamaidzar saat bertugas sebagai perawat (Dok. Hilmy Syamaidzar)

BREBES, SUDUTNALAR – Bagi sebagian orang, kelulusan menjadi awal perjalanan baru yang tidak selalu berjalan sesuai rencana. Hal itulah yang dialami oleh Hilmy Syamaidzar (23), lulusan D-3 Keperawatan Universitas Bhamada Slawi asal Brebes yang harus melalui berbagai proses sebelum akhirnya bekerja sebagai perawat di RSUD Soekarno Ketanggungan.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Hilmy mulai mencari pekerjaan di bidang yang telah dipelajarinya selama kuliah. Ia mengikuti berbagai seleksi tenaga kesehatan, baik di rumah sakit negeri maupun swasta. Beberapa di antaranya adalah RSUD Soesilo Slawi, RSUD Brebes serta beberapa rumah sakit swasta. Ia juga sempat mengikuti seleksi di Semarang untuk kebutuhan tenaga kesehatan RSUD Brebes.

Namun, usaha tersebut tidak selalu berjalan mulus. Beberapa kali mengikuti seleksi, ia harus menerima kenyataan bahwa dirinya belum berhasil lolos. Kegagalan itu sempat membuatnya kecewa, terlebih ketika melihat sebagian teman seangkatannya mulai mendapatkan pekerjaan.

Meski demikian, ia memilih untuk terus mencoba. Di tengah masa menunggu pekerjaan, Hilmy berusaha tetap produktif. Selain terus mencari informasi lowongan, ia juga mempelajari trading untuk memperoleh penghasilan sendiri. Baginya, hal tersebut menjadi cara untuk tetap mandiri dan tidak terus bergantung kepada orang tua.

β€œAku nggak mau cuma diem di rumah. Nggak enak juga kalau minta uang terus ke orang tua. Jadi sambil nunggu ada loker, aku nyoba belajar trading buat nambah pemasukan,” ujar Hilmy.

Di balik perjuangannya mencari pekerjaan, dukungan keluarga menjadi salah satu hal yang membuatnya tetap bertahan. Ia mengaku orang tua dan keluarganya selalu memberikan semangat agar terus berusaha dan tidak menyerah.

Perjuangannya akhirnya membuahkan hasil ketika ia diterima bekerja sebagai perawat di RSUD Soekarno Ketanggungan. Kesempatan tersebut menjadi jawaban atas penantian panjang yang dijalaninya sejak lulus kuliah.

Meski telah mendapatkan pekerjaan yang diharapkan, perjalanan Hilmy tidak berhenti sampai di situ. Hari-hari pertamanya sebagai perawat tidak langsung berjalan mudah. Ia masih harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru dan memahami berbagai prosedur yang diterapkan di rumah sakit. Dalam menjalankan tugas, ia juga sering mendapat arahan dari perawat yang lebih senior.

Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa proses belajar tidak berhenti setelah lulus kuliah. Dunia kerja menghadirkan tantangan dan pembelajaran baru yang tidak selalu diperoleh di bangku perkuliahan. Kesempatan untuk bekerja sesuai bidang yang dipelajarinya juga membuat seluruh proses yang pernah dilalui terasa lebih bermakna.

Di akhir wawancara, Hilmy berpesan kepada mahasiswa maupun lulusan baru agar memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama masa kuliah akan menjadi bekal penting ketika memasuki dunia kerja.

β€œBuat yang masih kuliah, manfaatin waktu sebaik mungkin buat belajar dan cari pengalaman karena itu bakal kepakai nanti pas masuk kerja. Buat fresh graduate yang belum dapet kerja, jangan langsung putus asa. Tetap coba cari peluang, belajar hal baru, dan percaya kalau setiap orang punya prosesnya masing-masing,” pesannya.

Perjalanan Hilmy menunjukkan bahwa dunia kerja tidak selalu dapat diraih dengan mudah. Bagi mahasiswa, masa perkuliahan dapat menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman dan mengembangkan kemampuan. Sementara bagi lulusan baru, setiap kegagalan dan proses yang dilalui dapat menjadi pelajaran berharga untuk terus berkembang. Kisah Hilmy menunjukkan bahwa usaha, ketekunan dan kesabaran dalam menjalani proses dapat membuahkan hasil.

Penulis: Nagita Zulfa

Penyunting: Ladina Lintang Vania

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme