
Purwokerto—Aktivitas jual beli di Pasar Tradisonal Gombong, Kabupaten Kebumen, berlangsung ramai pada Minggu pagi, 13 september 2026. Pasar tersebut mulai dipadati Masyarakat sejak subuh, sekitar pukul 04.00 hingga 08.00 WIB. Berbagai kebutuhan sehari-hari tersedia di pasar, mulai dari sayuran, bumbu dapur, pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga kebutuhan lainnya.
Kebutuhan dapur seperti cabai, bawang merah, sayuran, dan ayam menjadi sejumlah barang yang banyak dicari masyarakat. Yati, salah seorang pedangan yang telah berjualan sekitar 15 tahun, mengatakan kondisi pasar pada hari tersebut tergolong normal. Menurutnya, kelengkapan barang, harga yang masih dapat ditawar, serta sayuran yang didatangkan langsung dari pemasok setiap subuh menjadi daya tarik pasar. “Barangnya lengkap dan masih bisa ditawar. Sayur-mayurnya langsung dari pemasok, jadi masih segar,” ujar Yati.
Sementara itu, Doko, salah satu pembeli, memilih berbelanja di Pasar Gombong karena lokasinya dekat dengan rumah dan menyediakan berbagai kebutuhan. Ia membeli sejumlah bahan masakan seperti cabai, sayuran, dan bumbu dapur. “Lokasinya strategis, harga bahan pokok murah, dapat banyak, walaupun ada beberapa bahan pokok yang naik.” ujar Doko.
Keramaian pasar pada hari tersebut menunjukkan masih berlangsungnya aktivitas perdagangan di Pasar Tradisional Gombong. Kelengkapan barang, harga yang relatif terjangkau, serta adanya tawar-menawar membuat pasar tetap menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bagi para pedagang, kegiatan jual beli tersebut juga menjadi bagian aktivitas ekonomi dan sumber penghasilan.
