
PURWOKERTO – Penulis Luluk Hidayatul Fajriyah hadir sebagai pembicara dalam Seminar Kepenulisan 2026 di Aula Bambang Lelono, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Minggu (13/9/2026). Seminar yang diikuti sekitar 237 peserta itu diselenggarakan oleh Himadiksi Unsoed dengan mengangkat tema “Cipta Karya: Menulis dengan Pena, Meraih Cita yang Bermakna”.
Kehadiran Luluk H.F. menjadi daya tarik utama acara ini. Sebagai penulis yang telah dikenal luas, ia memberi peserta kesempatan untuk belajar langsung dari pengalaman dan proses kreatifnya di bidang kepenulisan.
Dalam seminar tersebut, Luluk H.F. membagikan materi dan pengalaman kepenulisannya kepada peserta. Setelah pemaparan materi, peserta mengikuti sesi praktik menulis. Hasil tulisan mereka akan dibukukan dalam bentuk antologi, dan peserta yang ingin memiliki bukunya dapat memesan melalui sistem pre-order (PO).
Pada sesi tanya jawab, seorang peserta menanyakan cara menumbuhkan kembali semangat untuk melanjutkan cerita yang terbengkalai karena penulisnya beralih ke judul lain. Menanggapi hal itu, Luluk H.F. menyarankan agar penulis mengingat kembali alasan awal menulis cerita tersebut. “Cobalah mengingat kembali alasan awal mulai menulis, hal yang membuat semangat pada saat itu, atau kegiatan yang memunculkan ide cerita tersebut. Dari situ, semangat menulis dapat tumbuh kembali, lalu dilanjutkan secara bertahap, misalnya satu paragraf setiap hari,” ujarnya.
Di akhir sesi, Luluk H.F. berharap peserta tidak berhenti menulis setelah seminar usai. “Saya berharap teman-teman terus menulis, sekecil apa pun tulisannya, karena dari kebiasaan itulah karya yang bermakna lahir,” tuturnya. Harapan tersebut sejalan dengan tema seminar yang mengajak peserta meraih cita melalui tulisan.
Penulis: Anisa Ghina Fauziah
Editor: Claresta Zalfa Kaulika
