
(Sumber: Dokumentasi Aksi di depan Patung Kuda Unsoed, Purwokerto)
PURWOKERTO β Aksi kritik dan penolakan terhadap persoalan keadilan terus disuarakan di lingkungan kampus. Sepanjang bulan September 2026, massa aksi secara rutin menggelar Aksi Kamisan setiap hari Kamis di depan Patung Kuda Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Berlangsung pada Kamis (10/9/2026) pukul 16.00 hingga 18.30 WIB sebagai wadah menyampaikan berbagai tuntutan terkait kondisi sosial-politik yang dinilai belum berpihak pada keadilan.
Kehadiran massa dalam aksi mingguan ini mempertegas kuatnya konsistensi mahasiswa dalam menggalang isu-isu kemanusiaan. Selama aksi berlangsung, berbagai poster berisi pesan kritik, penolakan, serta tuntutan penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dibentangkan oleh Mahasiswa. Poster tersebut menjadi cermin ketidakpuasan atas berbagai bentuk ketidakadilan yang hingga kini dianggap belum terselesaikan oleh pihak yang berwenang.
Rangkaian Aksi Kamisan ini sarat dengan nilai konflik karena secara terbuka menggambarkan pertentangan tajam antara tuntutan warga dan realitas sosial yang ada. Salah satu peserta aksi menegaskan alasan di balik konsistensi gerakan ini di tengah kepadatan.
βKamisan ini adalah bentuk perlawanan kami terhadap sejarah dan pembiaran ketidakadilan. Aksi Kamisan untuk menegaskan bahwa pertentangan antara aspirasi rakyat dan kenyataan yang mengecewakan ini tidak akan pernah padam sampai ada pertanggungjawaban nyata dari negara,β ujar salah satu mahasiswa.
Aksi berlangsung hingga menjelang malam tersebut berjalan secara tertib dan kondusif. Melalui pelaksanaan Aksi Kamisan yang digelar setiap Kamis pada bulan September ini, massa berharap pesan ketidakpuasan yang disampaikan dapat mendesak lahirnya perubahan nyata, sekaligus memastikan perjuangan penegakan keadilan tidak pernah surut dari ruang publik.
Editor: Rizqiya Amali
