
Purwokerto— Sejumlah mahasiswa terlibat dalam Aksi Kamisan “Menolak Lupa Affan Kurniawan dan Munir” pada Kamis, 3 September 2026. Aksi tersebut mulai pukul 15.00 WIB dengan titik kumpul di Gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman dan berakhir di Tugu Pembangunan, Purwokerto. Peserta aksi menyampaikan aspirasi mengenai hak asasi manusia dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga selesai.
Seorang mahasiswa yang terlibat mengatakan bahwa dirinya berperan sebagai tim media yang bertugas meliput jalannya aksi. Selain melakukan peliputan, ia juga ikut menyuarakan isu hak asasi manusia sebagai bentuk keterlibatannya dalam aksi tersebut. “Saya ingin menjadi bagian dari gerakan menolak lupa terhadap Munir dan Affan Kurniawan serta turut menyuarakan persoalan hak asasi manusia yang belum terselesaikan,” ujarnya.
Menurut mahasiswa tersebut, aksi ini dapat menjadi wadah untuk mengingat serta memberikan penghormatan terhadap peristiwa yang berkaitan dengan Munir dan Affan Kurniawan. Ia mengatakan bahwa suasana aksi berlangsung secara damai dengan beberapa peserta menyampaikan orasi dan peserta lainnya memberikan sambutan. “Suasananya aksi damai, hanya beberapa yang orasi, kemudian disambut dengan hangat oleh peserta lainnya,” ujarnya.
Mahasiswa tersebut berharap aksi yang dilakukan dapat mendorong adanya keadilan dari pemerintah terhadap persoalan yang disuarakan. Ia juga berharap para korban memperoleh keadilan dan hak-hak asasi manusia mereka dapat dipenuhi.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam aksi menjadi salah satu cara untuk terus mengingat persoalan hak asasi manusia yang belum terselesaikan.
Penulis : Khansa Faiza Rahmah
Editor : Okty Astri Rahmadani
