Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Vandalisme di Ruang Publik, Pedagang Harapkan Kreativitas Disalurkan dengan Tepat

Posted on September 30, 2026September 30, 2026 by dava hanif

(Sumber: Dok. Pribadi)

BANYUMAS, SUDUTNALAR – Aksi vandalisme masih marak ditemukan di ruang publik kawasan Purwokerto. Hal itu terlihat dari sejumlah tembok dan area pertokoan yang dihiasi coretan tanpa izin. Bagi pedagang yang sehari-hari beraktivitas di kawasan tersebut, keberadaan coretan sebenarnya tidak masalah selama dibuat rapi dan atas izin pemilik tempat.

Salah seorang pedagang gulai tikungan (gultik) di kawasan tersebut menyatakan bahwa coretan dinding itu sudah ada sejak ia mulai berjualan pada Mei lalu. Sejak awal bekerja, ia mengaku sudah mendapati sejumlah bagian tembok yang telah dipenuhi coretan.

“Berdasarkan pengamatan saya, bentuk perusakan yang terjadi hanya berupa coretan atau vandalisme,” ujarnya.

Ia mengaku belum pernah melihat langsung pelaku yang mencoret tembok tersebut. Menurutnya, aksi tersebut biasa dilakukan pada malam hari atau dini hari saat kondisi sepi sehingga pelakunya sulit diketahui.

Keberadaan coretan tersebut memang tidak mengganggu aktivitas berdagang secara langsung. Namun, menurutnya, kenyamanan lingkungan sangat dipengaruhi oleh estetika dan kerapian coretan.

“Nyaman atau tidaknya tergantung pada bentuk coretannya. Jika terlihat asal-asalan dan tidak rapi seperti ini, tentu kurang enak dilihat. Padahal, saya sendiri menyukai seni grafiti,” katanya.

Menurut pedagang tersebut, coretan serupa dapat ditemukan di sejumlah titik lain di Purwokerto. Ia menyebutkan beberapa lokasi, di antaranya area sekitar Pasar Wage Purwokerto, perempatan dekat Cor Hotel, hingga gerbang ruko dekat perempatan Informa.

Selama bekerja di sana, ia belum melihat adanya penanganan khusus dari pihak  berwenang terhadap coretan tembok. Ia hanya beberapa kali melihat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban spanduk liar di sekitar lokasi, yang menurutnya dilakukan setiap dua hingga tiga minggu sekali.

Ia berharap coretan yang acak-acakan dapat segera dihapus agar ruang publik terlihat lebih bersih dan nyaman. Namun, ia tidak sepenuhnya menolak keberadaan grafiti selama dibuat dengan estetika yang baik dan telah memperoleh izin dari pemilik atau pengelola tempat. 

“Harapan saya, coretan yang kurang rapi sebaiknya dihapus. Namun, untuk grafiti yang bagus dan sudah berizin dari pemilik tempat, karya itu layak dipertahankan sebagai bentuk kreativitas yang dapat dinikmati masyarakat,” pungkasnya. 

Penulis : Naila Putri Ramadani

Editor:  Farah Nasywa Nurrahma

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme