
BANYUMAS – Sepatu bermotif alami hasil teknik ecoprint mencuri perhatian pengunjung Expo Festival Literasi Banyumas 2026 di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas, Senin (14/9/2026). Sepatu unik tersebut karya Suciatin, pemilik Bank Sampah (BS) Srayan Makarya.
Berbeda dari sepatu pada umumnya, permukaan sepatu ini dihiasi corak alami hasil cetakan daun. Sepatu model high-top berwarna krem kehijauan itu dilengkapi tali dan sol putih sehingga tampil kontras sekaligus khas.
Di stan BS Srayan Makarya, sepatu tersebut dipajang berdampingan dengan produk ecoprint lain berupa kain dan busana. Produk-produk itu menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian Festival Literasi Banyumas 2026.
Melalui spanduk yang terpasang di stan, BS Srayan Makarya memperkenalkan diri sebagai pengusung ecoprint. Spanduk itu menampilkan sejumlah model yang mengenakan busana dan tas bercorak alami.
Pemanfaatan bahan alami, seperti daun dan bunga, membuat ecoprint kerap dipandang sebagai alternatif produk fesyen yang lebih ramah lingkungan. Expo Festival Literasi Banyumas 2026 menjadi ruang bagi pelaku usaha kreatif lokal untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat.
