Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Menjaga Denyut Nadi Museum Wayang Banyumas lewat Dedikasi Trijono Indra Winaryo

Posted on September 23, 2026September 23, 2026 by Erdi Aqil Fauzan

Indra saat menjelaskan nilai filosofis tokoh Wayang Bawor khas Banyumasan kepada pengunjung di ruang pamer utama. Senin (21/9/2026). (Foto: Lelyana Dwi Maharani)

Banyumas – Sudutnalar.com, Trijono Indra Winaryo atau lebih akrab disapa Indra telah mendedikasikan hidupnya untuk menjaga dan mengenalkan budaya wayang kepada pengunjung Museum Wayang Banyumas sejak 2007. Di tempat ini, ia memegang peran penting dalam menjembatani warisan masa lalu dengan generasi modern. Di tengah perkembangan tren digital, ketulusan hatinya dalam memandu setiap tamu menjadi salah satu upaya dalam menjaga kelestarian tradisi pewayangan lokal di kawasan cagar budaya ini.

Langkah kaki Indra di lorong museum ini bukanlah hal baru. Lingkungan museum sebenarnya sudah sangat akrab baginya sejak kecil karena ayahnya dahulu merupakan pegawai pemerintah dan tinggal di sekitar lingkungan museum. Hubungan emosional sejak masa kecil itulah yang menuntun langkahnya untuk melestarikan budaya Wayang Banyumas.

Indra mendedikasikan dirinya untuk mengelola museum secara total, mulai dari melayani administrasi tata usaha, memandu tamu dari berbagai daerah, mengedukasi pengunjung tentang sejarah cagar budaya, hingga turun tangan langsung mencangkul dan membersihkan rumput liar di sekitar area museum. Baginya, kepedulian terhadap pelestarian budaya harus dinikmati dan dijalani tanpa terbebani oleh hasil akhir.

“Kita peduli terhadap budaya. pekerjaan yang memang harus dinikmati dan dijalani sejak awal. Mengenai hasil, itu sudah ada yang mengatur di Atas. Kita ikuti  saja. Lagi pula, kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi?” ujar Indra.

Selama bertugas, tantangan terbesar yang dihadapi Indra adalah menghadapi pengunjung dengan karakteristik yang beragam, terutama anak-anak usia dini. Selain itu, ia juga kerap menghadapi kenyataan bahwa sebagian besar pelajar dan mahasiswa datang berkunjung hanya karena tugas.

Sambil bercanda, Indra sempat membahas kebiasaan tersebut.

“Kendalanya cukup banyak, Salah satunya kalau tidak ada tugas, kalian tidak akan datang ke sini. Karena itu, saya terima kasih sekali kepada para dosen dan guru di luar sana. Melalui tugas-tugas seperti itulah anak muda menjadi mau datang ke museum.” Ujarnya.

Namun, bagi Indra, kedatangan mereka tetap dapat menjadi kesempatan untuk mengenalkan budaya Banyumas. 

Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk tidak berhenti setelah menyelesaikan tugas. Menurutnya, museum dan budaya Banyumas juga dapat dikenalkan melalui media yang dekat dengan anak muda, seperti vlog dan konten media sosial.

“Bagi Indra, wayang bukan sekadar pertunjukan.” Di dalam cerita dan tokoh-tokohnya terdapat nilai-nilai yang dapat dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut menjadi salah satu hal yang menurut Indra perlu terus dikenalkan kepada generasi muda. Ia berharap masyarakat memiliki keinginan untuk mempelajari dan melestarikan budaya Wayang Banyumas.

Lewat pengabdian panjangnya di museum ini, Indra menyampaikan satu pesan mendalam bagi generasi penerus bangsa. Ia mengingatkan bahwa kebudayaan merupakan identitas dan jati diri yang harus dirawat agar tidak hilang ditelan zaman.

“Budaya adalah suatu jati diri. Jadi kita harus ikut menumbuhkembangkan budaya itu yang menjadi suatu identitas kita,” pesan Indra.

Penulis : Lelyana Dwi Maharani

Editor : Kayla Fadilla

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme