Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Menepi Sejenak dan Berkarya di Thera Art Space, Destinasi Healing Bernuansa Seni

Posted on September 15, 2026September 16, 2026 by calista aneen

Sudutnalar.com, 9 September 2026

Suasana sore hari di Thera Art Space (Dokumentasi : Calista Aneen Cahyani)

PURWOKERTO, Sudut Nalar – Kesibukan sehari-hari terkadang membuat seseorang membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak. Melakukan kegiatan yang disukai, mencoba hal baru, atau sekadar menghabiskan waktu dengan aktivitas kreatif dapat menjadi cara untuk melepas penat. Bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu luang dengan kegiatan seni, Thera Art Space di Kabupaten Banyumas dapat menjadi salah satu pilihan.

Berlokasi di Jalan Merdeka No. 8, Brubahan, Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Thera Art Space menghadirkan pengalaman berkarya yang dapat dilakukan langsung oleh pengunjung. Tempat ini bukan sekadar ruang untuk menghasilkan karya, tetapi juga menjadi tempat bagi pengunjung untuk mengekspresikan kreativitas dengan cara masing-masing.

Berbagai aktivitas seni tersedia di Thera Art Space. Pengunjung dapat memilih kegiatan seperti canvas painting, vase painting, paint keychain, DIY kawat bulu, dan berbagai aktivitas kreatif lainnya. Pengunjung pun tidak perlu memiliki kemampuan khusus dalam bidang seni untuk dapat menikmatinya karena kegiatan dirancang sebagai pengalaman berkarya yang menyenangkan.

Untuk menikmati salah satu aktivitasnya, pengunjung dapat memulai dari harga Rp20.000 melalui paket paint keychain. Pilihan kegiatan yang beragam memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menentukan sendiri aktivitas yang sesuai dengan minat dan keinginan mereka.

Di balik konsepnya sebagai ruang berkarya, Thera Art Space memiliki filosofi yang menjadi bagian dari identitas tempat tersebut. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu staf Thera Art Space, nama “Thera” berasal dari kata “Pantera” yang berarti macan tutul.

Macan tutul menjadi gambaran sifat yang ingin dibawa oleh Thera, yaitu tangguh, mandiri, berani, adaptif, dan mampu berjalan dengan caranya sendiri. Filosofi tersebut menjadi harapan agar Thera memiliki keberanian untuk terus tumbuh, mencoba hal-hal baru, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

“Seperti macan tutul yang memiliki corak unik di setiap tubuhnya, Thera memiliki warna dan keunikannya sendiri,” ujar salah satu staf Thera Art Space.

Keunikan tersebut kemudian menjadi gambaran bagaimana Thera memandang setiap individu. Setiap orang memiliki warna dan karakter yang berbeda. Melalui seni, Thera ingin menjadi ruang tempat setiap warna tersebut dapat muncul, diekspresikan, dan dihargai.

Konsep berkarya yang ditawarkan Thera pun dapat menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mengambil jeda dari rutinitas. Fokus pada proses melukis, menghias, atau membuat kerajinan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati kegiatan secara langsung dan menyalurkan kreativitas mereka.

Hal tersebut turut dirasakan oleh sejumlah mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) tahun 2026 yang berkunjung ke Thera Art Space. Intan, Davin, dan Zana datang dengan latar belakang daerah yang berbeda. Ada yang berasal dari Tangerang, Jakarta, hingga Purwokerto atau yang biasa disebut warga lokal (warlok).

Bagi Intan, Thera Art Space pertama kali dikenalnya melalui sebuah video di TikTok. Kesan pertama yang ia dapatkan adalah tempat yang lucu dan menarik. Ketertarikannya terhadap kegiatan melukis juga menjadi salah satu alasan dirinya memilih datang ke Thera.

“Tahu dari video TikTok. First impression-nya tempatnya lucu dan memang suka ngelukis,” ujar Intan.

Selain ingin melakukan hobi, alasan lain yang membuat mereka datang adalah keinginan untuk healing. Suasana Thera yang nyaman menjadi salah satu hal yang membuat kegiatan berkarya terasa lebih menyenangkan bagi mereka.

Desain interior Thera Art Space juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Menurut mereka, interiornya terlihat lucu, Instagramable, dan nyaman. Suasana tersebut membuat kegiatan berkarya tidak hanya menjadi aktivitas kreatif, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan untuk dinikmati bersama.

Keberadaan Thera Art Space menunjukkan bahwa kegiatan seni dapat dinikmati dengan cara yang sederhana. Pengunjung tidak hanya berfokus pada hasil karya, tetapi juga dapat menikmati proses ketika menuangkan ide, memilih warna, dan menciptakan sesuatu sesuai dengan kreativitas masing-masing.

Ke depannya, Thera Art Space ingin berkembang lebih dari sekadar tempat untuk berkarya. Berdasarkan penuturan staf, Thera diharapkan dapat menjadi ruang untuk bertemu, berekspresi, bereksplorasi, dan menemukan diri sendiri melalui seni.

Dengan membawa filosofi macan tutul yang tangguh dan memiliki corak unik, Thera Art Space ingin memberikan ruang bagi setiap orang untuk menemukan dan menunjukkan warna mereka masing-masing. Menepi sejenak di Thera bukan hanya tentang membuat sebuah karya, tetapi juga tentang menikmati proses, melakukan hal yang disukai, dan memberikan waktu bagi diri sendiri.

Penulis : Calista Aneen Cahyani

Penyunting : Athaya Aqilah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme