Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Gedung Hogwan, Saksi Sejarah Bumiayu, Kini Tinggal Reruntuhan

Posted on September 21, 2026September 21, 2026 by kelasB
(Sumber: Dokumen Pribadi)

Brebes, 30 Agustus 2026 — Gedung Hogwan yang berada di Jalan Lapangan Asri, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, ambruk pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Bangunan tua tersebut merupakan salah satu bangunan peninggalan era kolonial Belanda yang telah lama berdiri di wilayah Bumiayu.

Sebelum digunakan sebagai gedung olahraga badminton, Gedung Hogwan diketahui pernah menjadi pabrik tepung tapioka. Seiring berjalannya waktu, bangunan tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai tempat berolahraga dan masih digunakan oleh masyarakat sekitar.

Ambruknya bangunan terjadi secara tiba-tiba pada Minggu pagi. Material bangunan yang runtuh kemudian menimpa rumah-rumah warga yang berada di sekitar gedung. Reruntuhan juga menutup akses jalan di depan lokasi sehingga aktivitas warga di sekitar tempat kejadian turut terganggu.

Sebanyak tiga rumah warga terdampak akibat tertimpa material bangunan. Rumah-rumah tersebut mengalami kerusakan parah akibat reruntuhan gedung yang roboh ke arah permukiman. Peristiwa ini menunjukkan bahwa ambruknya bangunan tidak hanya berdampak pada kondisi gedung, tetapi juga lingkungan dan tempat tinggal warga di sekitarnya.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Dua korban merupakan anak-anak, sedangkan satu korban lainnya merupakan warga lanjut usia. Tim gabungan bersama warga melakukan pencarian dan evakuasi di antara reruntuhan setelah kejadian. Korban ketiga ditemukan dalam proses penyisiran pada hari yang sama.

Hingga saat ini, penyebab pasti ambruknya Gedung Hogwan belum dapat dipastikan. Sejumlah pemberitaan menyebut usia bangunan yang sudah tua sebagai salah satu dugaan, tetapi faktor tersebut belum dinyatakan sebagai penyebab pasti oleh pihak berwenang.

Runtuhnya Gedung Hogwan meninggalkan kerusakan yang cukup besar bagi lingkungan sekitar. Selain menghilangkan bangunan yang memiliki nilai sejarah bagi Bumiayu, peristiwa tersebut juga berdampak langsung terhadap rumah warga dan menyebabkan korban jiwa. Gedung yang selama ini menjadi bagian dari lingkungan masyarakat tersebut kini hanya menyisakan reruntuhan.

Editor: Arsy Sastra Dewi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme