
Banyumas—Rombongan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah 2026 tiba di Banyumas, Jumat, 4 September 2026, setelah diterima dari Kwarcab Cilacap dalam prosesi timbang terima di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen. Penyerahan tunas kelapa dilakukan sebagai simbol pergantian tanggung jawab estafet dari satu kwartir cabang ke kwartir cabang berikutnya.
Puluhan anggota Pramuka berjalan kaki sambil membawa bibit tunas kelapa di punggung, diiringi barisan pembawa bendera Merah Putih dan panji-panji kwartir. Rombongan dikawal unsur TNI dan Polri untuk mengamankan arus lalu lintas sepanjang rute.
Perjalanan estafet ini melintasi sejumlah wilayah, mulai dari Kebasen, Patikraja, hingga kawasan Menara Pandang Teratai di Purwokerto Selatan, sebagai bagian dari rangkaian rute menuju garis akhir di Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Banyumas. “ETK bukan sekadar perjalanan fisik, tapi simbol estafet nilai luhur kejujuran, kebersamaan, dan pantang menyerah yang terus dioper dari generasi ke generasi,” demikian pernyataan resmi akun Instagram @pemkab_banyumas.
Sepanjang rute, warga dan pelajar turut menyambut rombongan meski cuaca terik, menjadikan iring-iringan ini sekaligus media pendidikan karakter bagi generasi muda di sepanjang perjalanan.
Penulis: Zia Indra Aulia Sundari
Editor: Yon Hearify
