Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Dari Guru hingga Pendiri Bimbel (Bimbingan Belajar) Aphelion, Nur Mei Setianingsih Menebar Semangat dalam Pendidikan

Posted on September 23, 2026 by Erdi Aqil Fauzan

Penulis: Gesit Adhe Priyana | Narasumber: Nur Mei Setianingsih, S.Pd. | Keterangan: Profil Tokoh | Senin, 21 September 2026 | 08.59 WIB

Nur Mei Setianingsih, S.Pd. saat mengajar dan mendampingi siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Senin (21/9/2026). (Foto: Gesit Adhe Priyana)

Banyumas – sudutnalar.com, Berawal dari penghasilan sekitar Rp240.000 saat pertama kali mengajar, Nur Mei Setianingsih, S.Pd., terus menekuni dunia pendidikan hingga mendirikan Bimbingan Belajar (Bimbel) Aphelion pada 2016. Kegiatan yang awalnya hanya berupa les privat untuk satu anak tetangga tersebut berkembang menjadi bimbingan belajar bagi para siswa sekaligus wadah pencarian penghasilan tambahan bagi guru.

Nur Mei merupakan lulusan Pendidikan Kimia Universitas Negeri Semarang. Setelah lulus, ia mengajar di sekolah swasta di Tambak dan memberikan les sebagai penghasilan tambahan. Jumlah siswa yang awalnya hanya satu orang kemudian bertambah hingga puluhan setelah hasil belajar mereka mengalami peningkatan.

“Waktu itu, saya pertama kali memang tidak memasang tarif. Ibaratnya, sebagai bentuk pengabdian saya kepada tetangga dan masyarakat sekitar,” ujar Nur Mei.

Menurutnya, Aphelion tidak hanya bertujuan membantu siswa meningkatkan prestasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi guru untuk memperoleh penghasilan tambahan. Dalam menjalankan bimbel tersebut, ia berusaha menjaga kepercayaan siswa, orang tua, dan para tentor.

Siswa mengikuti kegiatan belajar di Bimbingan Belajar Aphelion. (Foto: Pribadi)

Nur Mei berprinsip bahwa setiap siswa memiliki kemampuan dan karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, ia tidak ingin memaksakan kehendak kepada siswa hanya berdasarkan nilai akademik semata.

 â€śSaya selalu menghargai bahwa setiap anak itu memiliki kemampuan, karakteristik, kelebihan, dan memiliki ukuran masing-masing. Saya tidak ingin memaksakannya,” tuturnya.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah ketika membantu seorang siswa yang hampir dikeluarkan dari sekolah. Setelah mendapatkan pendampingan, siswa tersebut akhirnya dapat menyelesaikan pendidikannya dan bekerja. Bagi Nur Mei, perubahan tersebut merupakan salah satu bentuk keberhasilan seorang pendidik.

“Ketika kita punya kekuatan dan kesempatan untuk membantu orang lain, ya mari kita lakukan,” katanya.

Bagi Nur Mei, dunia pendidikan tidak hanya menjadi tempat untuk mengejar nilai atau pencapaian akademik. Baginya, pendidikan juga menjadi ruang untuk memberikan kesempatan, menjaga kepercayaan, serta membantu siswa tumbuh sesuai dengan potensi yang mereka miliki.

Penulis : Gesit Adhe Priyana (J1D025115)

Editor : Desta Hikmah Setyani (J1D025099)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme