Penulis: Nisa Nigella Sativa | Narasumber: Zaky Rusydani Ahmada (Vokalis Band Voyaguer) | Keterangan: Hiburan | Sabtu, 12 September 2026 | 10.17 WIB

Live music Voyaguer Band. (Foto: Dok. Pribadi)
CILACAP, sudutnalar.com- Voyaguer Band bermula dari sebuah inisiatif untuk mengisi acara atau event lokal di Kroya Cilacap, di mana Gus Faiz—yang sebelumnya pernah membentuk band di daerah tersebut—diminta untuk menyediakan vendor band bergenre pop islami. Dari sana, personel yang ada mulai melengkapi kekosongan instrumen untuk membentuk formasi awal. Meskipun awalnya dibentuk sebagai pengisi waktu luang dan hobi belaka, band ini perlahan menemukan identitas uniknya di tengah masyarakat.
Di luar aktivitas bermusik, para personel Voyaguer Band harus mengorbankan banyak hal, terutama waktu bersama keluarga. Profesi mereka sebagai wedding band sering kali menuntut jam kerja hingga larut malam, memaksa mereka meninggalkan anak dan istri demi profesionalisme. Terkait modal, mereka tidak mengalami kendala dalam hal peralatan karena sebagian besar personel sudah memiliki instrumen masing-masing yang berakar dari hobi lama. Tantangan terbesar justru datang dari dinamika internal, termasuk adanya personel yang sempat keluar masuk akibat konflik internal sebelum akhirnya kembali diselesaikan dengan komitmen bersama.
Titik balik popularitas Voyaguer Band terletak pada konsistensi mereka mengusung konsep pop islami dan selawat, sebuah warna musik yang pada saat itu masih sangat jarang dibawakan oleh format band modern di wilayah Kroya Cilacap, di mana umumnya genre tersebut diisi oleh grup rebana. Meskipun hingga kini band ini belum merilis lagu orisinal sendiri karena kesibukan para personel di luar dunia musik, mereka tetap memegang teguh pesan bagi musisi muda.
Berdasarkan pengalaman merintis dari nol, Voyaguer Band menegaskan bahwa kunci bertahan di industri kreatif adalah kemauan untuk menemukan pembeda dari musisi lain dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi proses yang sulit.
Penulis : Nisa Nigella Sativa
Editor : Levina Naurah Syifa
