Selasa, 29 September 2026

Suasana area parker Mr. Chicken Purwokerto
(sumber: dokumentasi pribadi)
BANYUMAS, SUDUTNALAR – Seorang pelanggan mengaku mendapat perkataan kasar dari juru parkir saat hendak membayar parkir di area Mr. Chicken Purwokerto, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Perselisihan tersebut bermula ketika pelanggan mengaku tidak memiliki uang tunai yang cukup untuk membayar parkir.
Berdasarkan keterangan pelanggan, dirinya baru menyadari tidak memiliki uang tunai setelah selesai makan. Ia mengaku hanya memiliki uang Rp500 yang tersimpan di dalam dasbor sepeda motor.
Saat juru parkir hendak mengeluarkan kendaraan, pelanggan menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki uang tunai yang cukup. Menurut pengakuannya, pernyataan tersebut mendapat respons berupa perkataan yang dinilai kasar.
“Waktu itu saya memang tidak membawa uang tunai dan hanya menyampaikan keadaan saya kepada juru parkir. Setelah itu terjadi perkataan yang menurut saya cukup kasar,” ungkap pelanggan.
Pelanggan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Dalops Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas dengan menyertakan kronologi kejadian. Sampai berita ini diterbitkan, pihak Dishub Kabupaten Banyumas belum memberikan respons terkait laporan tersebut.
Menurut keterangan pelanggan, terdapat dua juru parkir di lokasi saat kejadian. Ia menyebut juru parkir yang diduga mengucapkan perkataan tersebut merupakan seorang pria yang masih muda, bertubuh tinggi, dan berambut agak gondrong.
Juru parkir yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut diketahui biasa dipanggil “Babeh”. Saat ditemui, ia menyampaikan keinginan untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui mediasi dengan pelanggan.
Namun, rencana tersebut belum berlanjut ke tahap pelaksanaan karena belum ada komunikasi atau tindak lanjut dari pengelola Mr. Chicken terkait pertemuan kedua pihak.
Penulis : Diah Verra Wati
Editor : Muhammad Rafli Zulkarnain
