Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Perceraian di Cilacap Terus Meningkat Akibat Faktor Ekonomi dan Judi Online

Posted on September 30, 2026September 30, 2026 by Erdi Aqil Fauzan

Sudutnalar.com, Minggu, 27 September 2026, 09.00 WIB

Kantor Advokat Cilacap (Foto: Dok. Pribadi F)

CILACAP, SUDUTNALAR – Perkara perceraian di Kabupaten Cilacap dipicu oleh persoalan ekonomi dan nafkah yang tidak terpenuhi. Persoalan tersebut semakin memburuk ketika uang kebutuhan rumah tangga digunakan untuk judi online sehingga kondisi rumah tangga semakin tidak harmonis.

Pekerja advokat Cilacap berinisial F mengatakan perceraian di Cilacap mencapai 6.000 perkara setiap tahun dan 70% di antaranya merupakan cerai gugat yang diajukan pihak istri.

“Kebanyakan karena masalah ekonomi seperti nafkah tidak terpenuhi dan kebutuhan rumah tangga yang tidak tercukupi. Bahkan, uang yang seharusnya untuk kebutuhan anak justru digunakan judi online oleh suami,” ujar F.

Menurut F, persoalan judi online tidak berhenti pada uang yang hilang. Ketika uang kebutuhan rumah tangga dialihkan untuk berjudi, maka masalah keuangan semakin berat. Aset atau barang berharga milik keluarga terpaksa dijual untuk menutupi utang yang menumpuk. Kondisi tersebut memicu pertengkaran dalam rumah tangga hingga akhirnya terjadi perceraian.

Selain faktor judi online, F juga mengatakan bahwa perceraian dapat dipicu oleh perselingkuhan, hubungan jarak jauh, pernikahan usia dini, dan kekerasan dalam rumah tangga. Namun, perkara judi online cenderung banyak ditemukan dan mengalami peningkatan setiap tahun. Dalam perkara tersebut, yang paling banyak terlibat adalah pihak suami.

Gandrungmangu menjadi salah satu wilayah yang cukup sering ditangani F dalam perkara perceraian di Kabupaten Cilacap. Namun, berdasarkan data publik 2026 belum cukup kuat untuk menyebut Gandrungmangu sebagai kecamatan dengan angka perceraian tertinggi.

Pengalaman F menangani perkara di Gandrungmangu menunjukkan bahwa persoalan rumah tangga kerap melibatkan lebih dari satu faktor. Perselisihan yang awalnya muncul dari satu masalah dapat berkembang menjadi konflik yang lebih kompleks ketika tidak segera diselesaikan hingga akhirnya berlanjut ke proses perceraian.

Penulis – Elisyia Putri Himawan

Editor   – Ilma Lutfi Anasari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme