Penulis: Nisa Nurul Aida | Editor: Anisa Rahmawati
Senin, 14 September 2026

PURWOKERTO, Sudutnalar.com — Kehadiran tempat foto mandiri atau self-photo studio hingga mesin photobooth di berbagai kafe semakin diminati warga Purwokerto, khususnya kalangan generasi muda. Tak sekadar tempat mengambil gambar, fasilitas foto interaktif ini juga menjadi pelengkap rekreasi yang praktis di tengah aktivitas harian.
“Photobooth sekarang bisa jadi sarana hiburan bareng temen, sekaligus tempat yang pas buat mengabadikan kenangan,” kata Zafira, mahasiswa asal Purbalingga yang sering berkunjung ke Purwokerto, Senin (14/9).
Tingginya antusiasme masyarakat diakui pula oleh para pengelola studio foto di Purwokerto. Salah satu pengelola studio foto Emerald mengungkapkan bahwa konsep foto mandiri kian menjadi sarana fleksibel bagi berbagai kalangan untuk merayakan sebuah momen.
“Pengunjung yang datang biasanya ingin mengabadikan momen mereka di hari itu. Momennya sangat beragam, mulai dari perayaan kelulusan, kebutuhan pasfoto formal, hingga masyarakat umum atau anak muda yang sekadar datang untuk have fun bersama teman dan keluarga,” ujar salah satu pengelola Emerald studio saat memberikan keterangan, Senin (14/9).
Ketatnya persaingan bisnis layanan foto kekinian di Purwokerto, menjadikan pengelola studio maupun penyedia photobooth semakin gencar mengandalkan promosi di media sosial berbasis visual. Mulai dari siaran langsung (live) di aplikasi TikTok sampai rajin mengunggah konten kreatif untuk menggaet pelanggan.
“Harapan ke depannya tentu industri ini bisa memperbanyak tema-tema yang lebih fresh. Bagi studio atau penyedia jasa yang tergolong baru, mereka harus berani beda karena konsep atau tema yang beredar saat ini cenderung mirip-mirip dari yang sudah ada,” tuturnya.
Maraknya keberadaan photobooth di kafe hingga self-photo studio di Purwokerto ini membuktikan bahwa layanan foto mandiri bukan sekadar tren sesaat, melainkan telah menyatu dengan gaya hidup dan pilihan hiburan praktis masyarakat saat ini.
