Sudutnalar.com, 12 September 2026

Reka bermain Roblox sebagai salah satu cara untuk mengisi waktu luang dan mencari hiburan. (Foto: Dok. Pribadi)
PURWOKERTO, sudutnalar.com — Bermain game kini menjadi salah satu pilihan hiburan yang dekat dengan kehidupan anak muda. Selain digunakan untuk mengisi waktu luang, game juga dapat menjadi sarana untuk bersosialisasi, mengikuti tren, dan mencoba berbagai pengalaman baru. Salah satu platform yang menawarkan berbagai pengalaman tersebut adalah Roblox.
Roblox merupakan platform yang menyediakan berbagai jenis game dalam satu tempat. Pengguna dapat memilih game sesuai minat, mulai dari game bertema horor dan roleplay, hingga permainan dengan sistem Random Number Generator (RNG). Beragam pilihan tersebut memungkinkan pemain mencoba berbagai game tanpa harus memainkan jenis yang sama.
Reka, salah satu pemain Roblox, mengaku mulai bermain sejak pertengahan 2021. Ia mulai mengenal Roblox ketika memiliki banyak waktu luang dan membutuhkan hiburan baru. Menurutnya, banyaknya pilihan permainan menjadi alasan awal yang membuatnya tertarik.
“Awalnya tertarik karena pilihan map atau jenis permainannya di dalam Roblox banyak banget sih, gak cuma satu atau dua game, tapi benar-benar banyak mulai dari RNG, horor, dan lainnya,” ujar Reka.

Beragam pilihan map menjadi salah satu daya tarik Roblox bagi para pemain. (Foto: Roblox)
Selain menawarkan beragam pilihan game, Roblox juga memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menjadi kreator. Pemain tidak hanya berperan sebagai pengguna, tetapi juga dapat membuat dan mengembangkan permainan sendiri sebagai developer. Hal ini membuat Roblox tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga ruang untuk menyalurkan kreativitas.
“Pilihan gamenya banyak banget, kita juga gak cuma jadi pemain tapi bisa nyiptain game sendiri sebagai developer, dan tren permainan di Roblox juga selalu berubah-ubah jadi seru banget,” jelas Reka.
Bagi Reka, Roblox tidak mudah membuatnya bosan karena selalu menghadirkan pembaruan dan permainan yang dapat dicoba. Ia mengatakan bahwa bermain bersama teman menjadi salah satu alasan dirinya tetap memainkan Roblox hingga saat ini.
“Alasannya karena gak bikin bosen, bisa main bareng temen-temen, dan selalu ada update baru setiap minggunya,” ungkapnya.
Interaksi sosial menjadi daya tarik lain dalam Roblox. Berbeda dengan permainan yang berfokus pada pencapaian individu, Roblox memungkinkan pemain untuk berkomunikasi dan melakukan aktivitas bersama. Fitur voice chat memungkinkan pemain mengobrol sambil bermain sehingga pengalaman bermain terasa lebih menyenangkan.
“Pasti lebih suka bareng temen. Esensi Roblox itu ada di interaksi sosialnya, soalnya kita bisa main sambil open voice untuk ngobrol dan seru-seruan bareng,” kata Reka.
Popularitas Roblox juga dipengaruhi oleh media sosial. Konten tentang Roblox sering muncul melalui TikTok dan Instagram Reels, mulai dari rekomendasi game, tutorial, konten roleplay, hingga permainan yang sedang viral. Hal tersebut memudahkan pemain mengetahui game baru dan mengikuti tren yang sedang ramai.
Reka mengaku bahwa media sosial berpengaruh besar terhadap permainan yang ia pilih. Ia sering menemukan game atau tren baru melalui konten yang muncul di FYP TikTok dan Instagram Reels. Ia juga tertarik mencoba game yang belum banyak diketahui pemain lain.
Bagi Reka, Roblox sudah berkembang menjadi lebih dari sekadar game. Platform tersebut dapat menjadi ruang sosial digital dan tempat untuk berkarya. Pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti bermain bersama teman, berinteraksi secara virtual, menonton konser musik, mendaki gunung, hingga membeli item untuk avatar.
“Roblox termasuk salah satu hiburan di waktu luang aku karena seru buat ngisi waktu kosong, apalagi kalau lagi gabut. Bisa main bareng temen, nyobain berbagai map, dan eksplor game yang lagi pengen dimainin,” tuturnya.
Beragam pilihan permainan, fitur interaksi sosial, pembaruan, dan pengaruh media sosial membuat Roblox menjadi salah satu bentuk hiburan digital yang menarik bagi sebagian Gen Z. Roblox tidak hanya menawarkan permainan, tetapi juga memberikan ruang bagi penggunanya untuk bersosialisasi, mengikuti tren, dan melepas penat dari kegiatan sehari-hari.
Penulis : Nasywa Putri Cahyarani
Editor : Feliska Lena Distiansyah
