Sudutnalar.com, 11 September 2026

Burung kakatua jambul kuning dan Nuri Bayan berada di area Bird Dome The Village Purwokerto, Banyumas, Jumat, 11 September 2026 (Foto: Shafrifa Rahma Aulia)
PURWOKERTO, Sudut Nalar – The Village Purwokerto menjadi salah satu tempat wisata yang memadukan unsur kota dan alam. Berlokasi di Jl. Raya Baturraden Km 7, Rempoah, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tempat wisata ini telah berdiri sejak 2018 dengan memadukan karakteristik Barat dan Nusantara. Hal tersebut terlihat dari bangunan-bangunan bernuansa klasik yang tetap menghadirkan suasana alam.
The Village Purwokerto buka mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB pada hari biasa dan hingga pukul 17.30 WIB pada akhir pekan serta tanggal merah. Tempat wisata ini tutup setiap hari Selasa.
Saat dikunjungi pada Jumat (11/9/2026), pengunjung masih dapat menikmati sejumlah area wisata, termasuk Mini Zoo dan Bird Dome, meskipun beberapa bagian tempat wisata sedang dalam proses pemeliharaan. Pengelola menyebutkan bahwa proses pemeliharaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengalaman dan kenyamanan pengunjung di masa mendatang.
Dengan harga tiket masuk sebesar Rp25.000, pengunjung sudah mendapatkan akses ke Bird Dome yang menjadi salah satu daya tarik The Village Purwokerto. Selain Bird Dome, terdapat Mini Zoo yang menghadirkan berbagai jenis satwa, seperti domba batur, burung merak, burung unta, hingga kura-kura sulcata.
Keberadaan Mini Zoo memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat satwa secara langsung. Area tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan rekreasi, tetapi juga dapat memberikan pengalaman edukatif, terutama bagi pengunjung yang ingin mengenal berbagai jenis hewan lebih dekat.
Salah satu satwa yang cukup menarik perhatian pengunjung adalah domba batur, yang memiliki tampilan berbeda dari domba pada umumnya. Selain itu, keberadaan burung unta turut menjadi daya tarik karena ukuran tubuhnya yang cukup besar.

Burung unta berada di area Mini Zoo The Village Purwokerto, Banyumas, Jumat, 11 September 2026
(Foto: Dokumentasi Pribadi)
Selain Mini Zoo, area lain yang menjadi daya tarik di kawasan ini adalah Bird Dome. Area ini menawarkan pengalaman berbeda karena pengunjung dapat melihat berbagai jenis burung secara langsung. Beberapa burung juga dapat dipegang oleh pengunjung di bawah pengawasan petugas.
Salah seorang petugas Bird Dome, Sofyan, mengatakan bahwa terdapat berbagai jenis burung yang dapat ditemukan di area tersebut. Menurutnya, jumlah burung yang tersedia saat ini lebih banyak dibandingkan dengan masa awal The Village dibuka.
βKakatua yang ini usianya 8 tahun, sudah ada sejak awal pembukaan The Village. Dulu burungnya ga sebanyak sekarang. Kalau nuri bayan yang warna merah itu betina, sedangkan yang hijau jantan. Boleh kalau mau foto sama megang burungnya,β ujar Sofyan, petugas Bird Dome.
Selain kakatua dan nuri bayan, pengunjung juga dapat melihat berbagai jenis burung lain di dalam Bird Dome. Kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan beberapa burung menjadi salah satu pengalaman yang dapat dirasakan pengunjung selama berada di area tersebut.
Salah seorang pengunjung, Chandra, menyebut Bird Dome sebagai bagian yang paling menarik baginya. Menurutnya, pengunjung tidak hanya melihat berbagai jenis burung, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan satwa tersebut.
βThe Village bisa jadi tempat rekreasi sekalian dapat ilmu karena terdapat hewan-hewan. Bird Dome jadi tempat yang paling menarik di sini sih karena bisa langsung interaksi dengan burung,β kata Chandra.
Selain area satwa, The Village Purwokerto juga menyediakan sejumlah fasilitas pendukung bagi pengunjung. Tempat sampah dan tempat duduk tersedia di beberapa area, sedangkan kondisi kamar mandi bersih. Tempat makan dan musala juga tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Keberadaan Mini Zoo dan Bird Dome membuat The Village Purwokerto tidak hanya menawarkan kegiatan rekreasi, tetapi juga kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal berbagai jenis satwa secara lebih dekat. Dengan perpaduan tersebut, The Village dapat menjadi salah satu pilihan wisata bagi masyarakat yang ingin berekreasi sekaligus mendapatkan pengalaman edukatif.
Penulis: Shafrifa Rahma Aulia
Editor: Tita Nurkhalifah
