Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Diduga Dianiaya Paman Sendiri, Pemuda di Kedungbanteng Lapor Polisi

Posted on September 30, 2026September 30, 2026 by dava hanif

Penulis:Mishyagian Romadon | Narasumber:YS | Keterangan:Isu Hukum | Sabtu,26 September 2026 | 15.00 WIB

Ilustrasi AI penganiayan fisik

BANYUMAS, SUDUTNALAR – Pemuda berinisial YS, warga Desa Karangsalam Kidul, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Kedungbanteng pada Rabu malam. Dalam laporannya, korban menyatakan bahwa dirinya dipukul oleh seseorang yang diketahui merupakan pamannya, berinisial BS, warga Bobosan, Purwokerto Barat. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami memar pada mata kiri dan mengeluh pusing.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban kepada petugas, peristiwa bermula saat dirinya sedang berkumpul bersama warga Rukun Tetangga (RT) di Desa Karangsalam Kidul. Tidak lama kemudian, sebuah sepeda motor berhenti di tikungan sebelah selatan lokasi tersebut. Pengendara menoleh dan memanggil korban, yang diketahui merupakan adik dari salah satu rekannya. Ketika korban menghampiri, seorang pengendara sepeda motor lain yang berhenti sekitar lima meter dari lokasi turut mendekat. Pengendara tersebut ternyata pamannya, yang merupakan adik dari ayah korban.

Belum diketahui secara pasti  pemicu kejadian tersebut. Pelaku langsung memukul wajah korban sebanyak tiga kali hingga mengenai mata kiri, kemudian memukul bagian belakang kepala korban sebanyak dua kali. Akibat pukulan tersebut, korban mengalami memar pada mata kiri dan pusing. “Saya tidak menyangka sama sekali akan dipukuli, apalagi yang memukul adalah paman saya. Tidak ada masalah sebelumnya, tiba-tiba saya langsung dipukul,” ujar YS. Hingga saat ini, motif tindakan tersebut belum diketahui secara jelas. Korban mengaku tidak ada perselisihan sebelumnya yang memicu tersebut.

Merasa menjadi korban tindak kekerasan, YS kemudian mendatangi Polsek Kedungbanteng pada malam yang sama untuk membuat laporan. “Saya hanya meminta kasus ini diproses secara hukum agar menjadi pelajaran. Meskipun pelaku merupakan keluarga sendiri, tetap saya tetap melaporkannya karena Tindakan tersebut merupakan kekerasan,” ujarnya. Secara hukum, dugaan penganiayaan tersebut dapat berkaitan dengan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang mengatur tindak pidana. Pasal tersebut mengatur pidana yang lebih berat apabila penganiayaan mengakibatkan luka berat.

Menanggapi laporan tersebut, aparat penegak hukum diharapkan segera menindaklanjuti dengan sejumlah langkah, di antaranya melakukan visum terhadap korban untuk memperkuat bukti medis atas luka yang dialami, memanggil dan memeriksa terlapor berinisial BS untuk dimintai keterangan terkait dugaan penganiayaan, serta mengumpulkan keterangan dari saksi yang berada di lokasi kejadian. Aparat juga perlu melaksanakan gelar perkara untuk menentukan apakah bukti yang ada cukup untuk meningkatkan perkara ke tahap penyidikan, memberikan perlindungan, dan memastikan hak korban terpenuhi selama proses hukum berlangsung. Proses hukum diharapkan berjalan secara transparan dan profesional tanpa memandang hubungan kekeluargaan antara pelaku dan korban.

Hingga berita ini disusun, Polsek Kedungbanteng masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut atas laporan tersebut, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti. Masyarakat diimbau untuk tidak main hakim sendiri dan mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada aparat penegak hukum yang berwenang.

(Laporan disusun berdasarkan hasil wawancara pada tanggal 26 September 2026.)

 Penulis : Mishyagian Romadon

Editor   : Aurelia Dwi Salsabila

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme