Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Larangan Alas Duduk di Alun-Alun Purwokerto Tetap Ditaati Warga Meski Kian Ramai

Posted on September 30, 2026September 30, 2026 by dava hanif

Penulis: Levina Naurah Syifa | Narasumber: Prasanti | Keterangan: Isu Hukum | Sabtu, 26 September 2026 | 20.00 WIB

Ramainya Alun-Alun Purwokerto Saat Malam Hari (Dok. Koleksi Pribadi Levina Naurah Syifa)

BANYUMAS, SUDUTNALAR – Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi membuka kembali area rumput Alun-Alun Purwokerto untuk umum. Pembukaan ini dilakukan setelah tujuh tahun ditutup demi menjaga keasrian rumput. Namun, pengunjung tetap dilarang menggelar tikar, membawa  alas duduk, maupun membuang sampah sembarangan. Aturan ini sesuai petunjuk teknis DLH dan Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2015. Berdasarkan pantauan pada Sabtu sore menjelang malam Minggu—waktu paling ramai—sebagian besar pengunjung tampak mematuhi aturan tersebut, meski jumlahnya membeludak.

Larangan menggelar tikar dan mengotori taman ini diperkuat oleh Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman Masyarakat dan Ketertiban Umum, khususnya Pasal 12 ayat (1) huruf a dan b. Pelanggar bisa dikenai sanksi administratif sesuai Pasal 44, mulai dari teguran lisan hingga denda, atau sanksi pidana pada Pasal 46 berupa kurungan paling lama tiga bulan atau denda hingga Rp50 juta.

Salah satu pengunjung, Prasanti, menyambut positif kebijakan pembukaan kembali area rumput alun-alun ini. “Saya sangat senang karena akhirnya warga Purwokerto bisa memiliki tempat bermain lagi. Anak-anak bisa bebas bermain di rumput, dan orang tua juga bisa duduk-duduk sambil mengobrol,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai dasar aturan larangan menggelar tikar, namun ia mengamati langsung praktiknya di lapangan. “Yang saya lihat, pengunjung tidak pakai tikar, langsung duduk di rumput,” tambahnya. Menurutnya, duduk lesehan tanpa alas terasa kurang nyaman karena berisiko mengotori pakaian dan badan terasa gatal.

Meski kepatuhan pengunjung masih terjaga, kekhawatiran tetap ada. Membeludaknya pengunjung setiap akhir pekan berpotensi merusak rumput hingga gersang atau menguning. Jika kondisi tersebut terjadi, DLH Kabupaten Banyumas kembali memperketat aturan akses publik di area rumput Alun-Alun Purwokerto.

Penulis: Levina Naurah Syifa

Editor: Nisa Nigella Sativa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme